Pemadaman Listrik di Makassar Masih Berlanjut Meski Sudah Turun Hujan, PLN Malah Minta Masyarakat Hemat Pakai Listrik

photo author
Mardhani Muchlis, Sulsel Network
- Selasa, 28 November 2023 | 21:24 WIB
 Petugas PLN UP3 Ketapang gerak cepat melakukan pemulihan pasokan listrik pada sistem kelistrikan Ketapang, Kayong Utara dan sekitarnya paska terjadinya gangguan teknis di PLTD Sukaharja, pada Senin 27 November 2023.pukul 19.13 WIB. (Foto; Dok Humas PLN UID Kalbar)
Petugas PLN UP3 Ketapang gerak cepat melakukan pemulihan pasokan listrik pada sistem kelistrikan Ketapang, Kayong Utara dan sekitarnya paska terjadinya gangguan teknis di PLTD Sukaharja, pada Senin 27 November 2023.pukul 19.13 WIB. (Foto; Dok Humas PLN UID Kalbar)


SulselNetwork.com — Pemadaman listrik di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) masih terus dilakukan PLN UID Sulselrabar, padahal saat ini hujan sudah mengguyur wilayah Kota Makassar dan sekitarnya.

Pihak PLN UID Sulselrabar pun mengungkapkan, bahwa pihaknya belum bisa memulihkan pasokan bagi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) meskipun hujan telah turun di Kota Makassar beberapa hari terakhir ini.

“Beberapa hari terakhir, hujan telah turun namun belum bisa sepenuhnya memulihkan pasokan bagi PLTA,” kata Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar, Ahmad Amirul Syarif, Senin, 27 November 2023.

Baca Juga: Netizen Korea Sebut Song Kang Gagal Menunjukkan Perkembangan Actingnya di Drama My Demon

PLN pun terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan pasokan listrik di PLTA. Salah satunya, dengan melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) khususnya di daerah tangkapan air di sekitar lokasi PLTA.

“Sistem kelistrikan Sulbagsel sangat bergantung pada sumber listrik dari PLTA, yaitu sebesar 33 persen dari total pasokan listrik. Di sisi lain, Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang dimaksimalkan produksinya secara terus menerus juga perlu menjalani maintenarnce (pemeliharaan) sehingga manajemen beban harus dilakukan,” jelasnya.

Selain upaya tersebut, PLN Sulselrabar juga terus mengupayakan penambahan pembangkit dan mengoptimalkan sistem interkoneksi sistem kelistrikan Sulbagsel yang terhubung mulai dari Sulawesi Selatan daratan, Sulawesi Barat, Palu (Sulawesi Tengah) dan Sulawesi Tenggara daratan sehingga bisa saling menopang.

Baca Juga: Berat Badan Song Kang Naik 10 Kg Usai Syuting Drama Korea My Demon

“Saat ini penambahan pembangkit yang sudah sinkron adalah sebesar 30 MW. Kemudian akan masuk lagi tambahan 5O MW pada akhir Desember 2023. PLN juga sedang lakukan percepatan penambahan pembangkit Inter Temporary Capacity di Punagaya sebesar 200 MW yang ditargetkan masuk sistem pada Maret 2024,” ujar Ahmad.

Pihaknya juga meminta maaf kepada masyarakat terkait manajemen beban yang dilakukan oleh PLN UID Sulselrabar.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mardhani Muchlis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X