SulselNetwork.com -- Drama Korea King the Land terus menuai sorotan, katanya alurnya cukup klise dan mudah ditebak oleh penontonnya.
Media Korea kemudian belum lama ini membongkar alasan mengapa alur di mana pria kaya jatuh cinta (Junho 2PM) pada wanita biasa saja (Yoona SNSD) masih begitu disukai para penonton.
Menurut media Korea, analis mengatakan bahwa kesuksesan King the Land adalah hasil dari akumulasi kelelahan dari banyaknya genre yang melanda K-drama selama ini. Drama dengan sentuhan ringan dan campuran komedi serta romansa kini semakin dinantikan.
Yoon Seok Jin, seorang profesor sastra Korea di Universitas Nasional Chungnam mengatakan, "Semakin kenyataan membuat frustrasi, semakin tenggelam pemirsa mencari perlindungan dalam drama, bahkan dengan dialog murahan yang ditampilkan."
Baca Juga: Berbekal 4 Keunggulan, New XL7 Hybrid Sangat Andal Melewato Ketinggian saat Perjalanan
Kritikus budaya populer Kim Heon Shik ikut berkata, "'Klise' dengan kata lain, adalah konten yang ingin dilihat pemirsa. 'King the Land' adalah metode cerdas untuk mengedit klise dengan kecepatan yang pas, sehingga reaksinya menjadi lebih baik lagi."
Artikel media ini ramai mendapat komentar dari netizen Korea. Banyak yang setuju mengatakan bahwa King the Land menyuguhkan kisah yang membuat penonton bisa lari dari kehidupan yang melelahkan ke kisah Cinderella.
"Inti dari drama seperti ini adalah untuk memberikan pelarian dari kehidupanmu yang melelahkan ke dalam fantasi romantis dari kisah Cinderella. Tertawa dan nikmati saja. Aku merasa drama ini jauh lebih baik daripada makjang yang penuh dengan perselingkuhan," tulis seorang netizen.
"Lihat saja apa adanya, tidak ada alasan untuk rewel seperti ibu mertua yang menyebalkan. Ini adalah drama yang mudah untuk mengalihkan pikiranmu. Ini tidak dimaksudkan untuk menjadi film dokumenter," sambung lainnya.
Sementara itu, JTBC telah meminta maaf atas kontroversi penggambaran Pangeran Arab yang playboy dan sering minum-minuman beralkohol dengan wanita di sekitarnya. Ditambah lagi karakter ini dimainkan oleh aktor India alih-alih orang arab. JTBC berjanji akan menghapus adegan kontroversional tersebut.***
Artikel Terkait
Dukung Pembangunan Infrastruktur, Maros Dapatkan Rp8 Miliar Bantuan Keuangan
Pj Sekda dan KPK Rapat Koordinasi Bahas Optimalisasi Aset Daerah
Dukung Rakernas APEKSI 2023, Pertamina Jamin Ketersediaan BBM dan LPG Aman
25 Anak Sabet Beasiswa SEMESTA 2023: Dapat Kuliah Gratis dan Kesempatan Kerja, Ini Daftar Pemenangnya
Berbekal 4 Keunggulan, New XL7 Hybrid Sangat Andal Melewato Ketinggian saat Perjalanan