Ibu mengangguk dan terus menangis.
Kala : Jangan ucapkan sepatah kata lagi,kamu tidabisa melihat rasa sakit ibu?Aku akan berurusan denganmu nanti,pertama izinkan aku menangani orang yang mengkhianati Dutta.Nakkusha,apakah kamu ada di balik kecelakaan ini?..
Semua kaget mendengarnya.Nakku terkejut.
Nakku : Tidak,ini tidak benar.Bagaimana aku bisa melakukannya,aku mencintai tuan.
Kala : Jika demikian,mengapa kamu menyembunyikan kebenaran kalau Dutta sudah meninggal?Jika kamu sangat mencintainya,mengapa kamu masih memakai sindhoor?Mengapa kamu memakai mangalsutra?
Nakku terkejut memegang mangalsutranya.Baaji mengamati dengan sedih.
Kala : Jika kamu mencintai Dutta lalu bersihkan dengan tanganmu?
Nakku melipat tangannya.
Naku : Ibu,tuan masih hidup,jangan biarkan aku menjadi janda saat tuan masih hidup.
Naku berjalan menuju foto Dutta.
Naku : aku sudah mengambil tantangan dalam cintaku,tapi tolong jangan menantangku dengan yang satu ini.Kala pergi ke Nakku dan berkata
Kala : Jika kamu tidak ingin menyeka sindhoormu,maka aku yang akan melakukannya.
Kala mencoba menyeka sindhoor Naku.Nakku memegang tangan Kala.Semua orang di sekitar berdiri kaget.
Nakku : Jika kamu berani menyentuh sindhoorku,aku terpaksa akan memukulmu.
Kala : Kami sudah memberi hormat padamu sebagai menantu,dan kau katakan padaku kalau kamu akan menamparku?Apakah ini yang membuat kamu menghargai keluarga ini?Sampai hari ini Dutta tidak pernah meninggikan suaranya padaku dan kamu sedang berbicara menamparku?
Nakku terkejut dan dengan air mata.
Naku : Aku tidak berdaya.