Film Berbahasa Bugis Pertama, Tembus 100 Layar Bioskop

- Rabu, 23 Februari 2022 | 12:00 WIB
Gala Premiere Ambo Nai Sopir Andalan digelar di XXI Mal Panakkukang
Gala Premiere Ambo Nai Sopir Andalan digelar di XXI Mal Panakkukang

Film besutan sineas Sulawesi Selatan ini digarap oleh Timur Picture dan 786 Production. Film merupakan film bernuasa lokal yang menasional, dan berani hadir di layar lebar menggunakan bahasa Bugis.

Dari total 83 menit durasi film, 90 persen percakapan tokoh di dalamnya menggunakan bahasa Bugis. Meski demikian, film ini tetap dilengkapi dengan takarir atau subtitle.

Kata Una, film yang menggunakan bahasa Bugis ini menjadi salah satu bukti bahwa film berbahasa daerah juga diterima dan dapat mengikuti era kekinian.

Rencananya ada 100 layar bioskop di 30 kota di Indonesia yang siap menayangkan film ini.
Awalnya, Una dan tim sempat pesimis film ini tidak akan diminati oleh masyarakat di Pulau Jawa karena menggunakan bahasa Bugis.

Namun ternyata, ketakutan itu tak terbukti. Kemunculan film Ambo Nai justru mencuri perhatian sineas-sineas dari Pulau Jawa.

Sebut saja Bayu Skak yang menyutradarai Film Yo Wis Ben. Menurut pengakuan Una, Bayu Skak sangat antusias dan menunggu film ini tayang di bioskop.

“Jadi bahasa daerah itu memang perlu untuk diketahui juga oleh orang lain, bukan hanya oleh orang-orang yang dari daerah itu saja. Dengan begini, kita bisa belajar dan mengenali bahasa daerah yang ada di negara kita,” jelas Una.

Untuk mempromosikan film Ambo Nai Sopir Andalan, lanjut Una, tim akan melakukan roadshow ke beberapa daerah.

“Kami akan roadshow tapi masih di seputaran Sulawesi Selatan saja dulu, karena situasi pandemi juga belum memungkinkan kami untuk roadshow di luar Sulsel,” katanya.

Una pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Bugis Makassar yang hidup di perantauan untuk menonton film ini.

Halaman:

Editor: Ramadhani

Tags

Terkini

X