SulselNetwork.com -- Co-Founder Venture Capital (VC) Andreessen Horowitz, Marc Andreessen, turut berkomentar mengenai hebohnya teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang kini banyak digunakan warganett.
Sama seperti Bill Gates, Miliarder ini mengungkapkan optimis bahwa AI bisa membawa perubahan positif bagi kehidupan manusia di berbagai aspek.
Meski demikian menurut Andreessen, segala sesuatunya masih tetap ada yang dia khawatirkan.
Andreessen menjelaskan, AI dapat dimanfaatkan oleh China untuk menguasai dunia. Negara yang dikuasai Xi Jinping tersebut tampak makin kencang mengembangkan teknologi AI.
Jika Amerika Serikat (AS) bablas, lanjutnya, bisa saja China akan mengambil alih pengembangan AI untuk menaklukkan dunia, dikutip dari BusinessNews, Kamis (13/7/2023).
"Partai Komunis China memiliki pendekatan yang sangat spesifik tentang penerapan AI. Mereka bahkan mengumbarnya secara publik," Andreessen menuturkan.
"China akan menyerahkan teknologi mereka ke negara-negara otoriter lain untuk menjalankan sistem diktator berbasis AI," ia menambahkan.
Di pengujung pernyataannya, Andreessen mengatakan dampak positif-negatif AI tergantung oleh siapa yang menggunakannya.
"Seperti apa dunia masa depan yang akan kita tempati? Apakah dunia yang bebas atau otoriter?" ia mempertanyakan.
Baca Juga: Sinopsis Film Insidious: The Red Door, Kisah Menyeramkan Dari 10 Tahun Terkuak Kembali
Untuk itu, Andreessen mengimbau agar pemerintah AS tak lalai dalam mempertahankan dominasinya atas teknologi AI. Hal ini, menurut dia, demi kelangsungan demokrasi.***
Artikel Terkait
Spesifikasi Samsung Galaxy Tab S8 Ultra, Masih jadi Primadona, Baterai 11200mAh hingga RAM Extra
Jungkook BTS Debut Karier Solo di Panggung Internasional, Tampil di Pembukaan 2023 Summer Concert Series
Jadi Konten Kreator di Noice, Driver Ojol Dapatkan Hampir 8 Juta Rupiah Sebulan
Telkom Melalui Pijar Akselerasikan Digitalisasi Proses Belajar Bagi Generasi Muda
Sinopsis IMLIE ANTV 12 Juli Eps 121: Imlie Membawa Produser untuk Arto