SulselNetwork.com - Dua guru asal Indonesia kembali mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan beberapa keunggulan yang dimiliki Bangsa Indonesia, dihadapan para pelajar SMP Korea Selatan.
Kedua guru yang dimaksud, itu di antaranya Uswatun Hasanah sebagai guru bahasa Inggris) dan Siti Amalia Guru Matematika, diundang secara khusus untuk mengajar di SMP Geulbeot Kota Sejong, Korea Selatan.
Kehadiran dua guru asal Indonesia tersebut, dalam rangka Proyek Pertukaran Pendidikan 2023 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan.
Diketahui, Sekolah Menengah SMP Geulbeot, Kota Sejong, Korea Selatan (Korsel) terpilih sebagai satu-satunya sekolah yang beroperasi di Kota Sejong untuk melaksanakan Proyek Pertukaran Pendidikan 2023 dengan Negara Sasaran Multikultural, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan.
Kegiatan pertukaran pendidikan tersebut berlangsung dari tanggal 23 Agustus hingga November 2023.
Dalam hal ini, SMP Geoulbeot Kota Sejong, akan melaksanakan kegiatan pendidikan internasional hingga tanggal 19.
Baca Juga: Disdik Sulsel Bentuk Tim Investigasi Polemik Siswa SMA 17 Makassar yang Demo Minta Kepsek Dicopot
Dalam proyek pertukaran pendidikan 2023, terdapat dua guru asal Indonesia yakni, Uswatun Hasanah (Guru bahasa Inggris) dan Siti Amalia (Guru Matematika) diundang untuk mengajar di SMP Geulbeot.
Sekaligus merasa kurikulum SMP Geulbeot Kota Sejong Korsel dan melakukan aktivitas pendidikan lainnya.
Selain mengajar mata pelajaran seperti biasa, kedua guru asal Indonesia tersebut juga akan memperkenalkan berbagai hal asal Indonesia seperti masakan Indonesia, permainan tradisional indonesia, instrumen musik Indonesia, dan berbagai hal lain kepada anak-anak di SMP Geulbeot.
Kepala Sekolah SMP Geulbeot, Cho Eur Kyung mengatakan, proyek pertukaran pendidikan dengan menghadirkan dua guru asal Indonesia tersebut, itu merupakan kesempatan yang baik bagi siswa di SMP Geulbeot untuk memahami berbagai budaya dan mengembangkan keterampilan komunikasi bahasa asing, begitupun bagi para guru di SMP Geulbeot.
"Kami berharap kemampuan belajar mengajar global mereka akan ditingkatkan melalui kolaboratif kelas dengan guru yang di undang dari Indonesia. Kami akan secara aktif mendukung sisa periode undangan guru Indonesia agar menjadi waktu yang lebih bermakna bagi guru dan siswa dari kedua negara," jelas Cho Eur Kyung.
Anak SMP Geulbeot kelas 1, Joo Minhyuk menyampaikan, rasa terima kasihnya kepada dua guru asal Indonesia yang jauh-jauh datang ke Korea untuk mengajar.