internasional

Elon Musk Mengaku Siap Suplai Layanan Internet Berupa Starlink untuk Organisasi Bantuan di Jalur Gaza

Minggu, 29 Oktober 2023 | 17:37 WIB
Elon Musk CEO SpaceX Tesla Twitter (X) (freepik.com/@shahriarshanto888)

SulselNetwork.com - Bantuan terhadap Palestina utamanya di jalur Gaza mulai berdatangan setelah Israel memutus jaringan komunikasi di wilayah tersebut.

Kali ini, Elon Musk menyatakan dirinya akan membantu berupa menyediakan layanan internet melalui Starlink, yang akan diperuntukkan bagi organisasi yang telah membatu di jalur Gaza.

Pernyataan Elon Musk tersebut, itu seketika menjadi perbincangan hangat netizen bahkan dunia pada Media Sosial X (Dikenal sebagai Twitter) Minggu, 29 Oktober 2023.

Baca Juga: Inilah Berita TOP 3 Dunia: Elon Musk Ungkap Senang Diberi Sulawesi

Elon Musk kini menjadi perbincangan dunia setelah, Elon Musk menyatakan sikapnya akan menyediakan sarana internet berupa Starlink untuk mendukung organisasi yang memberikan bantuan secara internasional di Gaza.

Pemimpin Tesla Elon Musk pada hari Sabtu mengumumkan bahwa sistem komunikasi berbasis satelitnya, Starlink, akan memperluas layanannya untuk "Organisasi bantuan yang diakui secara internasional" di Jalur Gaza.

Hal tersebut disampaikan Elon Musk, menyusul setelah Israel memutus jaringan komunikasi yang menyebabkan pemadaman listrik total di daerah kantung yang terkepung pada Jumat malam.

Baca Juga: Elon Musk Selingkuh dengan Nicole Shanahan, Istri Sahabatnya Pendiri Google Sergey Brin

Pernyataan Elon Musk tersebut diunggah langsung pada salah satu platform media sosial X.

"Starlink akan mendukung konektivitas ke organisasi bantuan yang diakui secara internasional di Gaza," tulis Elon Musk

Beberapa jam kemudian, Elon Musk kembali mengunggah cuitan di X: "Kami akan mendukung PBB dan kelompok bantuan lain yang diakui secara internasional," tambahnya.

Baca Juga: Elon Musk Diduga Selingkuh dengan Istri Pendiri Google, Investasi Ditarik dan Persahabatan Putus

Sebelumnya, Elon Musk terlibat dalam percakapan dengan para aktivis dan pejabat di platform X ketika mereka menyampaikan keprihatinan mereka tentang pemadaman semua jaringan internet dan telekomunikasi di Jalur Gaza, dan konsekuensinya, terutama terhadap operasi PBB dan layanan kesehatan. .

Sementara Israel sedang mempersiapkan operasi darat yang luas di Gaza, Kementerian Komunikasi Israel mengatakan bahwa pihaknya memulai pembicaraan resmi dengan perusahaan Elon Musk, SpaceX, untuk menyediakan layanan Starlink sebagai cadangan jika sistem lain gagal di Israel.

Kementerian Israel menyatakan langkah ini akan memastikan kota-kota yang terletak di garis depan wilayah kantong Gaza dan zona perang menerima layanan internet terus menerus.***

Tags

Terkini