peristiwa

Banjir di Seluruh Titik DKI Jakarta Telah Surut, Warga Mulai Lakukan Pembersihan 

Kamis, 6 Maret 2025 | 12:37 WIB
Banjir di Mega Bekasi Hypermall Mulai Surut (TL YouTube Kompas TV)

SULSEL NETWROK- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan seluruh titik banjir di DKI Jakarta telah surut, pada Kamis, 6 Maret 2025.

Sebelumnya, banjir melanda sebagian wilayah Jakarta disebabkan meluapnya beberapa sungai atau kali seperti Ciliwung, Kali Angke, dan Kali Pesanggrahan.

Berdasarkan data titik banjir BPBD DKI Jakarta sejak Selasa, 4 Maret 2025 hingga kini, sebelumnya 122 wilayah rukun tetangga (RT) terendam luapan air dengan ketinggian air lebih dari tiga meter.

Terkini, BPBD menuturkan mengatakan saat ini warga mulai membersihkan sisa material akibat bencana banjir yang kini telah surut.

Baca Juga: Insiden Anak Usia 2 Tahun Terseret Arus saat Evakuasi Banjir Jaksel: Ditemukan Tak Bernyawa di Dekat Rumahnya

Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan memastikan seluruh wilayah 122 RT kini sudah tidak lagi tergenang banjir.

"Seluruh daerah sudah tidak lagi tergenang," ucap Yohan kepada awak media di Jakarta, pada Kamis, 6 Maret 2025.

Yohan menuturkan, banjir yang melanda sebagian wilayah DKI Jakarta itu telah surut pada Rabu, 5 Maret 2025 malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Kapusdatin BPBD DKI Jakarta itu mengatakan saat ini warga yang rumahnya terendam banjir sudah mulai membersihkan material yang terbawa arus banjir.

Baca Juga: Terdampak Banjir, Direktur RSUD Chasbullah Bekasi Cemaskan Kondisi Pasien Akibat Fasilitas Rumah Sakit yang Belum Memadai

Sementara itu, lokasi pengungsian masih ada di beberapa titik. Yohan menyebut setelah proses pembersihan di lingkungan masing-masing selesai para pengungsi akan kembali lagi ke rumahnya.

"Untuk lokasi pengungsian masih dihuni warga, karena saat ini sedang proses bersih-bersih," terangnya.

Dalam proses pembersihan sisa banjir, Yohan menuturkan peran berbagai pihak yang mengerahkan personel hingga peralatan pendukung seperti pompa bergerak (mobile) dalam menyedot genangan banjir.

"Peran dari unsur masyarakat juga dilibatkan dalam upaya ini seperti pihak RT, RW, FKDM, dan tokoh masyarakat lainnya. Serta bantuan dari TNI dan Polri," tandasnya.*

Tags

Terkini