peristiwa

Kronologi Insiden Perusakan Tempat Dugem di Rohil Riau, Oknum Massa Ternyata Sempat Unjuk Rasa ke Polisi

Senin, 13 April 2026 | 08:08 WIB
Menyoroti insiden viral terkait aksi perusakan tempat dugem alias hiburan malam di Rokan Hilir, Riau. (Foto: Instagram.com/@feedgramindo)

Pembakaran Rumah Terduga Bandar Narkoba

Dalam insiden itu, emosi massa memuncak dan berujung pada aksi pelemparan, perusakan, hingga pembakaran di tempat kejadian perkara.

Diketahui, jumlah massa pun meningkat menjadi sekitar 500 orang saat insiden terjadi.

Dilaporkan, 4 unit sepeda motor dibakar hingga barang-barang dari dalam rumah dikeluarkan dan ikut rusak di lokasi kejadian.

Rumah tersebut juga sempat dibakar, meskipun api tidak langsung membesar karena bangunan terbuat dari beton.

Tempat Dugem Ikut Digeruduk

Sehari setelah insiden tersebut, oknum warga dilaporkan kembali ramai-ramai mendatangi sebuah rumah yang diduga menjadi tempat hiburan malam di wilayahnya, pada Sabtu, 11 April 2026.

Pada video yang beredar, ribuan massa warga Panipahan dilaporkan mengamuk hingga menghancurkan rumah 'family karaoke' yang diduga menjadi tempat dugem hingga transaksi jual beli narkoba di wilayah mereka.

Saat insiden, salah seorang oknum warga yang membeberkan bukti rumah tersebut yang dinilai kerap dijadikan sebagai tempat dugem alias hiburan malam.

"Ini apa, mohon kerja samanya," ujarnya di hadapan para rombongan polisi.

Respons Pihak Kepolisian

Secara terpisah, Kapolres Rokan Hilir, AKBP Isa Imam Syahroni menegaskan pihaknya memahami keresahan masyarakat setempat terhadap peredaran narkoba.

Meski demikian, Isa memastikan pihak kepolisian menolak apabila terjadi tindakan main hakim sendiri.

"Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat dalam memerangi narkoba," kata Isa dalam keterangannya, pada Sabtu, 11 April 2026.

"Namun, tindakan anarkis dan perusakan tidak dapat dibenarkan secara hukum, penegakan hukum adalah kewenangan aparat," tegasnya.

Halaman:

Tags

Terkini