SulselNetwork--- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) angkat suara terkait ibu hamil bermama Asmia yang ditandu 7 km dan meninggal di RSUD Pinrang.
Kadis Kesehatan Pinrang, drg. Dyah Puspita Dewi menjelaskan, terkait ibu hamil atas nama Asmia (33) yang ditandu 7 km dan meninggal di RSUD Lasinrang, ia mengaku bidan setempat telah melakukan pendampingan.
"Bidan desa sudah mengawal dengan baik. Sering komunikasi dengan ibu Asmia. Saat sebelum ditandu dia itu datang ke rumahnya," paparnya kepada media, Senin (9/1/2023).
Di sisi lain menurut Dewi, jadwal persalinan Asmia ditaksir terjadi Februari, akan tetapi ada insiden. Janin di dalam rahim mengalami kondisi kematian janin dalam rahim (KDJR).
"Itu setelah diperiksa, denyut jantung janin (DJJ) ibu Asmia sudah tidak lagi terdengar. Jadi itu kondisi istilahnya KDJR (kematian dalam janin dalam rahim).
Sementara Asmia sempat dioperasi untuk mengeluarkan bayi yang sudah meninggal di dalam perut ibunya. Namun setelah mendapat perawatan pasca operasi, Asmia juga ikut meninggal.
"Jadi Sabtu malam setelah operasi, ternyata ibunya juga meninggal. . Itu karena kondisi ibunya yang semakin lama KDJR dan kemudian juga anemia," paparnya.