SulselNetwork.com -- Wakil Ketua Dewan Pendidikan Kota Makassar, Yeni Rahman mengapresiasi kebijakan pemerintah kota Makassar yang akan membangun 15 lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di seluruh kecamatan. Program ini dimaksudkan untuk mengakomodasi balita untuk masuk PAUD.
Hanya saja, Yeni mengingatkan agar pembangunan PAUD baru itu mempertimbangkan wilayah yang fasilitasnya PAUD-nya terbatas.
Kehadiran PAUD negeri yang dibangun pemerintah kota Makassar juga diharapkan tidak mengganggu lembaga PAUD yang lebih dahulu ada.
“Jangan sampai PAUD negeri ini mengganggu taman kanak-kanak atau PAUD yang dikelola swasta selama ini. Karena selama ini yang banyak menjamur itu PAUD yang dikelola swasta,” kata Yeni Rahman.
Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar ini juga meminta pemerintah kota memperhatikan insentif guru PAUD atau guru taman kanak-kanak. Sebab di lapangan, masih banyak guru TK yang menerima insentif Rp200 ribu hingga Rp400 ribu per bulan.
Yeni mengusulkan agar pemerintah kota Makassar mengalokasikan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) Daerah untuk menambah insentif guru PAUD dan TK.
Baca Juga: Dispatch Bongkar Kim Hieora Salah Satu Member Geng Bully Terkenal
Biaya Operasional Pendidikan (BOP) yang diterima PAUD selama ini belum bisa mengcover kesejahteraan guru PAUD.***
Artikel Terkait
Konsumsi Pagi atau Malam Hari Minuman Herbal ini, dr Zaidul Akbar: Sesuai Anjuran Dalam Al-Qur'an
Kisah Penembak Jitu Mencari Dalang Pembunuhan, Yuk Simak Sinopsis Menarik Film Blunt Force Trauma
Putri Ariani Tampil Dalam Semifinal America's Got Talent, Dapat Standing Ovation dari 4 Juri
Sinopsis VISH di ANTV Lengkap Awal sampai Akhir: Kisah Manusia Ular yang Hidup dengan Racun di Tubuhnya
Tipu Rekan Sesama Bhayangkari Sebesar Rp700 Juta, Istri Polisi di Gowa jadi Tersangka