Andaikan Ganjar dan Mahfud Menang di Pilpres 2024, Seperti ini Isi Kabinet Pemerintah Indonesia

photo author
Mardhani Muchlis, Sulsel Network
- Minggu, 29 Oktober 2023 | 20:28 WIB
Andaikan Ganjar dan Mahfud Menang di Pilpres 2024, Seperti ini Isi Kabinet Pemerintah Indonesia (@ganjarpranowo)
Andaikan Ganjar dan Mahfud Menang di Pilpres 2024, Seperti ini Isi Kabinet Pemerintah Indonesia (@ganjarpranowo)

SulselNetwork.com -- Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden mengungkapkan seperti apa kabinet pemerintah Indonesia andaikan dia dan pasangannya bakal cawapres Mahmud MD memenangi Pilpres 2024 mendatang.

“Kabinet mesti dibentuk dalam zaken cabinet. Kabinet (yang berisi) para ahli,” kata Ganjar menjawab pertanyaan Andy Noya dalam acara Kick Kontroversi.

Kabinet Zaken adalah suatu kabinet yang jajaran menterinya berasal dari kalangan ahli dan bukan representasi dari suatu partai politik tertentu.

Baca Juga: Israel Tegas Putus Hubungan Dengan Starlink Elon Musk Setelah Elon Nyatakan Sikap Beri Bantuan di Jalur Gaza

Secara umum, Zaken bertujuan untuk menghindari terjadinya malfungsi kabinet, menghindari terjadinya praktik korupsi di kabinet, dan memaksimalkan kinerja dari para menteri anggota kabinet.

Mengikuti Wikipedia, kabinet seperti itu pernah ada, yakni di masa:

Kabinet Djuanda dimulai dari 9 April 1957 sampai dengan 5 Juli 1959.

Baca Juga: Elon Musk Mengaku Siap Suplai Layanan Internet Berupa Starlink untuk Organisasi Bantuan di Jalur Gaza

- Kabinet Natsir dimulai pada 6 September 1950 sampai dengan 21 Maret 1951.

- Kabinet Wilopo dimulai pada 3 April 1952 sampai dengan 3 Juni 1953.

Seperti apa penjabarannya andai Ganjar-Mahfud menjadi presiden-wakil presiden?

"Siapa kemudian (yang mengisi kabinet)? Kami harus menghormati partai pengusung (PDIP, PPP, Hanura, dan Perindo) yang punya kader atau rekomendasi. Kami akan diskusi.”

Baca Juga: Suzy dan Yang Se Jong Lakukan Adegan Ciuman Romantis di Drama Doona, Begini Kisah Dibalik Layarnya

“Nanti dalam penentuannya kami akan bicara bersama. Itu etik politik buat kami. Jadi, tidak ada yang dirisaukan,” imbuh Ganjar.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mardhani Muchlis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X