SulselNetwork.com -- Ganjar Pranowo sebagai bakal calon presiden mengungkapkan seperti apa kabinet pemerintah Indonesia andaikan dia dan pasangannya bakal cawapres Mahmud MD memenangi Pilpres 2024 mendatang.
“Kabinet mesti dibentuk dalam zaken cabinet. Kabinet (yang berisi) para ahli,” kata Ganjar menjawab pertanyaan Andy Noya dalam acara Kick Kontroversi.
Kabinet Zaken adalah suatu kabinet yang jajaran menterinya berasal dari kalangan ahli dan bukan representasi dari suatu partai politik tertentu.
Secara umum, Zaken bertujuan untuk menghindari terjadinya malfungsi kabinet, menghindari terjadinya praktik korupsi di kabinet, dan memaksimalkan kinerja dari para menteri anggota kabinet.
Mengikuti Wikipedia, kabinet seperti itu pernah ada, yakni di masa:
Kabinet Djuanda dimulai dari 9 April 1957 sampai dengan 5 Juli 1959.
- Kabinet Natsir dimulai pada 6 September 1950 sampai dengan 21 Maret 1951.
- Kabinet Wilopo dimulai pada 3 April 1952 sampai dengan 3 Juni 1953.
Seperti apa penjabarannya andai Ganjar-Mahfud menjadi presiden-wakil presiden?
"Siapa kemudian (yang mengisi kabinet)? Kami harus menghormati partai pengusung (PDIP, PPP, Hanura, dan Perindo) yang punya kader atau rekomendasi. Kami akan diskusi.”
Baca Juga: Suzy dan Yang Se Jong Lakukan Adegan Ciuman Romantis di Drama Doona, Begini Kisah Dibalik Layarnya
“Nanti dalam penentuannya kami akan bicara bersama. Itu etik politik buat kami. Jadi, tidak ada yang dirisaukan,” imbuh Ganjar.***
Artikel Terkait
Suzy dan Yang Se Jong Lakukan Adegan Ciuman Romantis di Drama Doona, Begini Kisah Dibalik Layarnya
Wajah Manusia Purba Berusia 2.000 Tahun Lamanya Nampak di Bebatuan Sungai Amazon Saat Dilanda Kekeringan
Sikap Seorang Ibu Disaat Anaknya Siswa Kelas 6 SD Merajuk Minta Dibelikan iPhone saat Ekonomi Tidak Memadai
Elon Musk Mengaku Siap Suplai Layanan Internet Berupa Starlink untuk Organisasi Bantuan di Jalur Gaza
Israel Tegas Putus Hubungan Dengan Starlink Elon Musk Setelah Elon Nyatakan Sikap Beri Bantuan di Jalur Gaza