KPU RI Hilangkan Debat Khusus Cawapres, Juru Bicara AMIN Beri Kritikan Menohok

photo author
Muammar M, Sulsel Network
- Sabtu, 2 Desember 2023 | 11:57 WIB
Geisz Chalifah
Geisz Chalifah

SulselNetwork.com-- Keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang mengubah format debat pemilihan presiden (pilpres) 2024 disorot.

Dalam aturan terbaru, format yang ada, terdapat lima kali debat Pilpres 2024 semuanya akan dihadiri secara bersamaan oleh pasangan capres-cawapres.

Tidak ada putaran debat secara terpisah yang khusus hanya dihadiri capres atau cawapres seperti pada Pilpres 2019.

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Paslon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN), Geisz Chalifah menyentil KPU dan Calon Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan menyebut kosa kata Ngegibran.

Baca Juga: Jelang Pemilu 2024, Pj Gubernur Bahtiar Pimpin Rakor dengan Forkopimda, Forkopimcam, KPU dan Bawaslu se-Sulsel

“Ngegibran itu akhirnya jadi kosa kata yang valid. Lu artikan sendiri arti ngegibran itu. Dengan berita ini maka makin jelas yang dikatakan anak-anak muda itu. ‘Gibran banget luh’,” kata Geisz Chalifah, Jumat, (1/12/2023).

Diketahui, lima putaran debat pada dasarnya terdiri atas tiga kali debat antara capres dan dua kali antar cawapres.

Dalam lima kali debat itu pasangan capres-cawapres selalu hadir bersamaan. Hanya porsi berbicaranya yang dibedakan.

Sedangkan pada pilpres 2019 silam, lima putaran dengan format berbeda.

Adu gagasan itu digelar dengan komposisi dua kali debat dihadiri pasangan capres-cawapres. Dua kali debat hanya dihadiri capres, dan satu kali debat khusus dihadiri cawapres. (*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muammar M

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X