Dia mengatakan, nantinya pihaknya akan menanam tebu dalam jumlah besar sebagai bentuk dukungan program bioetanol yang menjadi campuran bensin. Pasalnya, bioetanol tersebut bisa berasal dari tebu.
"Ternyata, kita bisa bikin bensin Pertamax dan sebagainya dari etanol dan etanol kita bisa dapat dari mana? Dari tebu, bioetanol dari tebu dan rencana kita kita akan tanam tebu dalam skala yang besar jadi kita potensi 100%," jelas Prabowo.
Seperti diketahui, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat impor BBM RI tiap tahunnya terus mengalami peningkatan. Impor BBM jenis bensin melonjak dari yang semula di kisaran 123 juta barel pada 2015, naik menjadi 138 juta barel pada 2022.***