SulselNetwork.com -- Partai Golkar membuka peluang menggandeng partai politik (parpol) di luar Koalisi Indonesia Maju (KIM) di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel 2024.
Demikian ditegaskan Waketum DPP Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung usai menghadiri konsolidasi internal Badan Saksi Nasional Partai Golkar (BSNPG) se-Sulselbar di Hotel Gammara Makassar, Minggu (2/6/2024) lalu.
Ketua Komisi II DPR RI itu memberikan kebebasan kepada Ketua Golkar Sulsel, Taufan Pawe, untuk membangun komunikasi dengan partai lain.
Baca Juga: Pertahankan Lumbung Suara, Golkar Target Menang 60 Persen di Pilkada se-Sulsel
Selain itu, Ahmad Doli memberi ruang kepada empat kandidat balon gubernur jagoan Golkar untuk menjalin komunikasi dengan calon pendampingnya di Pilgub Sulsel.
Mereka di antaranya, Taufan Pawe, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Bupati Lutra Indah Putri Indriani, dan eks Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin.
"Kalau Sekarang kan waktunya berkomunikasi dengan siapa saja," kata Ahmad Doli kepada wartawan.
Ahmad Doli lantas menyamakan soal komunikasi intens antara DPP Golkar dengan parpol lain di Jakarta
Tak hanya berkomunikasi dengan parpol pengusung Capres-cawapres terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, tetapi membuka ruang kepada parpol lain.
"Dengan PDIP kita jalan, kemudian dengan PKS-Nasdem, dan lain-lain," ujarnya.
Baca Juga: Golkar Sulsel Tolak Mudassir Jadi Calon Wakil Bupati Jagoan Nasdem di Pilkada Barru, Ini Alasannya
Dia juga merespons soal isu duet Danny Pomanto dan Indah Putri Indriani di Pilgub Sulsel.
Bahkan Ahmad Doli tak persoalkan terkait pertemuan Danny-Indah di Jl Amirullah Makassar, belum lama ini.
Menurutnya, hal itu wajar-wajar saja, sebab sudah waktunya kader membangun komunikasi.