SulselNetwork.com— Pasangan Calon (Paslon) Pilwalkot Makassar 2024 nomor urut 3, Indira Yusuf Ismail - Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, menegaskan kembali komitmen mereka terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kota Makassar.
Hal itu diungkapkan Aldy Rafzanjani Thamrin, yang dipercaya sebagai Juru Bicara (Jubir) Millenial paslon berakronim “INiMI” saat dijumpai di lokasi kampanye keliling Calon Wakil Walikota Makassar, Ilham Ari Fauzi Amir Uskara, di wilayah Kecamatan Tamalanrea, Selasa (15/10/2024).
Aldy mengungkapkan, dalam kampanye terbarunya, Calon Wawalikota Makssar Ilham Fauzi atau yang akrab disapa Daeng Tayang, memperkenalkan program ambisius "Semua Harus Sekolah", yang bertujuan untuk memastikan bahwa setiap anak di Makassar memiliki akses yang sama terhadap pendidikan, khususnya bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu atau yang mengalami putus sekolah.
Program ini didesain untuk menghadapi berbagai tantangan pendidikan yang dihadapi masyarakat Makassar, terutama di kalangan ekonomi lemah. Ini sesuai dengan misi Revolusi Pendidikan yang diusung paslon Indira-Ilham.
Baca Juga: Ilham Fauzi Dorong Modernisasi Sistem Pengawasan ASN Pakai CCTV AI, Begini Penjelasannya
Berdasarkan data terbaru, jumlah anak-anak putus sekolah di Makassar masih tergolong tinggi, terutama pada tingkat pendidikan menengah.
Kondisi ini, menurut Aldy, membuat Ilham Ari Fauzi, harus bergerak cepat untuk merumuskan pengembangan program-program jika Makassar ingin bersaing sebagai kota maju yang memiliki sumber daya manusia yang kuat.
"Pendidikan bukanlah hak istimewa, melainkan hak setiap individu. Sayangnya, kita masih menemukan banyak anak di Makassar yang terpaksa putus sekolah karena keterbatasan ekonomi, lingkungan sosial, atau bahkan kurangnya dukungan fasilitas pendidikan. Program 'Semua Harus Sekolah' yang ditawarkan Ibu Indira bersama Daeng Tayang hadir untuk menjawab masalah ini," ujar Aldy, pemuda berusia 26 tahun.
Fokus Utama: Paket C untuk Anak Muda Putus Sekolah
Sebagai bagian dari inisiatif ini, pasangan Indira-Ilham juga menekankan pentingnya Paket C, program pendidikan non-formal yang setara dengan jenjang SMA, yang dikhususkan untuk anak muda yang tidak lagi mampu melanjutkan sekolah formal.
Aldy yang merupakan lulusan Universitas Bosowa, ini menembahakan, paslon INiMi berkomitmen untuk memperluas akses terhadap program ini guna memastikan anak muda yang putus sekolah memiliki kesempatan kedua untuk menyelesaikan pendidikannya.
Baca Juga: Jurus Ilham Fauzi Jadikan Makassar Pusat Ekonomi Kreatif: Kembangkan Inkubator Center
Aldy yang juga seorang pengusaha muda, ini menjelaskan bahwa melalui kerja sama dengan berbagai pihak, pemerintah kota di bawah kepemimpinan Indira-Ilham nantinya akan memberikan fasilitas yang memadai, baik dari segi tenaga pengajar, sarana belajar, hingga biaya pendidikan yang terjangkau atau bahkan gratis bagi mereka yang benar-benar membutuhkan.
Paslon nomor urut 3 juga berencana untuk memfasilitasi pelatihan keterampilan khusus bagi peserta Paket C, sehingga tidak hanya mendapatkan ijazah setara SMA, tetapi juga keterampilan yang siap diterapkan di dunia kerja.
"Kami melihat banyak anak muda di Makassar yang kehilangan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan formal karena berbagai faktor. Melalui Paket C, paslon kamu ingin memberikan kesempatan baru bagi mereka agar bisa menyelesaikan pendidikan dan mendapatkan bekal untuk masa depan yang lebih baik," jelasnya.