Bukan survei kaleng-kaleng, data spektakuler ini diambil secara masif pada 4–12 Maret 2026 dengan melibatkan 2.020 responden yang dipilih secara acak dari Sabang sampai Merauke. Dengan tingkat akurasi tinggi (margin of error hanya ±2,2 persen), hasil ini membuktikan secara sah dan meyakinkan bahwa kekuatan demokrasi Indonesia saat ini tidak bisa dianggap remeh!