SulselNetwork.com-- Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Luqman Hakim membalas pernyataan Partai Gelora Fahri Hamzah menyinggung anggota DPR daerah pemilihan (dapil) Wadas, Purworejo, Jawa Tengah (Jateng), terkait insiden yang terjadi di wilayah tersebut.
Luqman Hakim menyebut Fahri Hamzah sebagai politisi jenggot. Yang hanya aktif di media sosial dan media massa, tanpa pernah turun ke lapangan bertemu rakyat.
"Dasar politisi jenggot! Nangkring di atas tak berakar ke bawah," kata Luqman di akun Twitternya dikutip SN, Kamis (10/2/2022).
Luqman menyebut tindakan represi kepada warga Desa Wadas sudah terjadi sejak lama. Bukan baru-baru ini saja.
"Kau kira respresi aparat ke warga Wadas baru terjadi kemarin? Ri, April 2021 warga sdh alami represi aparat. Kagetmu kok baru sekarang? Telat banget!," ungkapnya.
Anak buah Cak Imin itu mengaku sudah sejak lama membela kepentingan warga di sekitar Bendungan Bener, Purworejo.
"Sudah sejak lama kami bersikap membela hak warga Desa Wadas," ungkapnya.
Sebelumnya, Waketum Partai Gelora Fahri Hamzah turut buka suara terkait insiden di Desa Wadas, Purworejo, Jawa Tengah.
Bukan terkait insiden itu, tapi dia menyinggung anggota DPR yang berasal dari daerah pemilihan Wadas.
Hal itu diungkapkan Fahri dalam akun Twitternya yang diunggah Kamis (10/2/2022). Dalam cuitannya, Fahri menyebut akun Twitter @DPR_RI.(SN)