politik

Eka Jaya Diduga Dalang Deklarasi Anies Baswedan Pakai Bendera Mirip HTI, Guntur Rimli Bilang Begini

Senin, 13 Juni 2022 | 10:22 WIB
Guntur Romli (Tangkapan layar YouTube CokroTV)

SulselNetwork.com-- Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Guntur Romli menyoroti Eka Jaya yang disebutnya sebagai dalang dari kericuhan yang terjadi pada deklarasi 'Majelis Sang Presiden Kami' yang mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) di Pilpres 2024.

Pasalnya, kericuhan tersebut berawal dari adanya bendera Hizbut Tahrir Indonesia yang dikibarkan di atas panggung deklarasi.

Melalui akun Twitter pribadi milik Guntur Romli, dirinya menyebut bahwa Eka Jaya ialah seorang yang menjadi dalang dari penurunan bendera HTI.

Guntur Romli menuturkan bahwa saat acara deklarasi berlangsung, Eka Jaya turut naik ke atas panggung untuk membacakan deklarasi.

"Eka Jaya hadir di Deklarasi Pencapresan Anies yg ada Bendera HTInya, dia jugapanggung. Tp ia yg minta bendera HTI itu disingkirkan," ungkap Guntur Romli melalui akun Twitter pribadi miliknya, dikutip Senin (13/6).

Lanjut, Guntur Romli mengatakan bahwa Eka Jaya senantiasa mendukung adanya Khilafah dan menyebut bahwa bendera yang berkibar di atas panggung deklarasi ialah bendera tauhid.

"Padahal dia teriak2 dukung Khilafah & sebut itu bendera Tauhid, bukan Bendera HTI. Eka Jaya juga relawan Anies," tuturnya.

Guntur Romli mengherankan perilaku Eka Jaya yang seakan justru malah seperti sedang membuat drama dibalik kerusuhan.

"Mau main drama terus ya?," imbuhnya.

Baca Juga: Giring PSI Mau Maju di Pilgub DKI Jakarta, Kader Demokrat Menyindir: Itu Masih Ketinggian

Guntur Romli juga mengunggah foto yang didalamnya terdapat keterangan terkait sosok siapa sebenarnya dari nama Eka Jaya.

"Drama menolak Bendera Khilafah di Deklarasi Relawan Anies, Eka Jaya si penolak bendera khilafah adalah pendukung khilafah dan dekat dengan Anies. Deklarasi memang dilakukan oleh pendukung Anies sendiri," tulis keterangan yang diunggah oleh Guntur Romli.

Selain itu, Guntur Romli mengungkapkan bahwa nama Eka Jaya juga termasuk dalam kegiatan khilafah lainnya.

"Cek saja nama dia, pendukung Khilafah, Geng 212 dan pendukung Anies garis keras," tuturnya.

Halaman:

Tags

Terkini