Relawan Projo Kembali Lempar Isu 3 Periode, Said Didu: Jadi Boneka Para Cukong

photo author
Muammar M, Sulsel Network
- Senin, 13 Juni 2022 | 11:06 WIB
MUhammad Said Didu mengkritik keras rencana pemerintah menaikkan tarif tiket Candi Borobudur. (foto:@msaid_didu)
MUhammad Said Didu mengkritik keras rencana pemerintah menaikkan tarif tiket Candi Borobudur. (foto:@msaid_didu)

SulselNetwork.com-- Belum lama ini Ketua organisasi masyarakat Projo (Pro Jokowi), Budi Arie Setiabudi kembali menghidupkan isu Presiden 3 Periode.

Di tengah isu Presiden 3 Periode yang dihidupka Projo, mantan Sekretaris BUMN, Muhammad Said Didu membuat cuitan tentang penyebab orang ingin perpanjang jabatan.

Menurut Said Didu, ada beberapa penyebab orang ingin memperpanjang jabatan yang dimilikinya. “Ada beberapa penyebab orang ingin perpanjang jabatan,” tulis Said Didu di Twitter pada Senin (13/6).

Adapun penyebabnya menurut Said Didu antara lain: 1) menjadi penikmat jabatan, 2) takut kesalahan terbuka, 3) menyiapkan keluarganya utk jabatan lain, 4) jadi boneka para cukong, 5) tidak waras.

Said Didu tidak menyebutkan secara langsung target orang atau pemimpin yang ditujukan oleh cuitannya tersebut.

Baca Juga: Eka Jaya Diduga Dalang Deklarasi Anies Baswedan Pakai Bendera Mirip HTI, Guntur Rimli Bilang Begini

Isu Presiden 3 Periode kembali berhembus lantaran organisasi relawan Pro Jokowi atau Projo kembali menghidupkannya.

Meskipun, banyak yang berpendapat hal itu tidak mungkin karena pemerintah telah menetapkan Pilpres 2024 akan digelar pada 14 Februari 2024.

Namun, belakangan banyak peristiwa terjadi yang menggiring pada upaya Jokowi melanggengkan kekuasaannya hingga 3 Periode.

Salah satu yang dianggap sebagai upaya 3 Periode yaitu jargon lanjutkan yang disorakkan Bahlil Lahadalia di acara HUT Hipmi yang juga dihadiri oleh Jokowi.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muammar M

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X