Sekolah Islam Athirah Sambut Tahun Ajaran Baru dengan Program Unggulan: Adab, Tahfiz, dan Kelas Persiapan Universitas Internasional

photo author
Sutriani Nasiruddin, Sulsel Network
- Minggu, 19 Oktober 2025 | 21:45 WIB
Sekolah Islam Athirah Sambut Tahun Ajaran Baru dengan Program Unggulan: Adab, Tahfiz, dan Kelas Persiapan Universitas Internasional (Dok Athirah)
Sekolah Islam Athirah Sambut Tahun Ajaran Baru dengan Program Unggulan: Adab, Tahfiz, dan Kelas Persiapan Universitas Internasional (Dok Athirah)


SULSEL NETWORK — Sekolah Islam Athirah kembali menunjukkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan Islam modern yang berorientasi pada pembentukan karakter, kecerdasan, dan kesiapan global.

Menyambut tahun ajaran 2026/2027, Athirah resmi membuka penerimaan murid baru (SPMB) mulai 20 Oktober 2025, dengan menghadirkan beragam program unggulan yang memadukan nilai keislaman dan standar pendidikan internasional.

Kepala Sekolah Islam Athirah, Syamril, menyampaikan bahwa tahun ini pihaknya menyiapkan 1.101 kursi penerimaan yang tersebar di empat wilayah operasional, yakni Kajaolalido, Bukit Baruga, Racing Center, dan Kabupaten Bone.

Baca Juga: 7 HP Baru di Indonesia Tawarkan Daya Tahan Ekstra, Baterai hingga 7.000 mAh

“Tahun ini kami menyiapkan 1.101 kursi untuk empat wilayah operasional Athirah,” ujar Syamril saat konferensi pers SPMB Sekolah Islam Athirah, Jumat (17/10).

Salah satu keunggulan utama sekolah ini terletak pada Kurikulum Adab Athirah, yaitu program pendidikan berbasis karakter yang memuat 84 adab keseharian siswa. Materi adab tersebut mencakup cara berinteraksi dengan guru dan teman, hingga sikap terhadap lingkungan sekitar.

“Program ini sejalan dengan Revolusi Adab Pemerintah Kota Makassar. Kami ingin siswa Athirah tumbuh tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sopan dan berakhlak mulia,” jelasnya.

Selain kurikulum adab, Athirah juga memperkuat program tahfiz Al-Qur’an yang diintegrasikan ke dalam kegiatan belajar formal. Dengan alokasi waktu 5–6 jam pelajaran per pekan, siswa didorong untuk memahami sekaligus menghafal ayat-ayat Al-Qur’an secara mendalam, guna menanamkan nilai spiritual sejak dini.

Tidak hanya fokus pada pendidikan karakter dan agama, Athirah juga membuka akses ke dunia global melalui kelas internasional. Program ini ditujukan bagi siswa yang ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri, lengkap dengan pelatihan TOEFL, kurikulum berstandar internasional, serta program magang di perusahaan agar siswa memperoleh pengalaman kerja sejak dini.

Dari sisi tenaga pendidik, Sekolah Islam Athirah memiliki sekitar 700 guru dan karyawan profesional. Setiap tahun, seluruh pendidik dievaluasi melalui rapor kompetensi guru, sebuah sistem penilaian internal yang memastikan mutu pengajaran tetap terjaga.

Untuk mendukung kegiatan belajar yang nyaman dan modern, Athirah juga tengah menyiapkan sejumlah pengembangan fasilitas pendidikan, termasuk pembangunan aula besar di Kajaolalido serta gedung baru tahap dua jenjang SD di Bukaka, Bone.

Baca Juga: Pemerintah Dorong Pemerataan Akses Keuangan Lewat TPAKD untuk Perkuat Fondasi Ekonomi Nasional

Menariknya, tahun ini Athirah tidak menaikkan biaya pendidikan. Justru, sekolah memberikan beragam insentif, antara lain:
• Potongan biaya bagi 400 pendaftar pertama,
• Diskon loyalitas bagi siswa yang melanjutkan ke jenjang berikutnya di Athirah,
• Potongan khusus bagi alumni yang menyekolahkan anaknya di Sekolah Islam Athirah.

Dengan kurikulum terpadu hasil kolaborasi antara Kementerian Agama, Dinas Pendidikan, dan hasil studi banding ke luar negeri, Sekolah Islam Athirah terus membuktikan diri sebagai institusi pendidikan Islam yang unggul, modern, dan berkarakter.

“Kami berkomitmen menghadirkan generasi Qurani yang beradab, berprestasi, dan siap bersaing di tingkat global,” pungkas Syamril.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ramadhani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X