SulselNetwork.com — Dulu pernah sewaktu kuliah di Malaysia, saya diminta berpidato dalam acara pengumpulan dana untuk membantu rakyat Palestina yang tengah dibombardir Israel.
Semangat warga Malaysia untuk mengumpulkan dana sangat besar. Antusias sekali. Terkumpul dana yang lumayan banyak.
Setelah beberapa pembicara selesai, tiba giliran saya. Saya bertanya pada hadirin :
”Dana ini mau kita belikan apa ?.”
Baca Juga: Sinopsis Film 211, Kisah Menegangkan Nicolas Cage Dalam Menyelidiki Kasus Perampokan Bank
”Obat-obatan …!,” jawab hadirin.
”Tuan-tuan dan puan-puan, dengan mengirim obat-obatan ke Palestina, kita membantu atau mendzalimi rakyat Palestina ?,”tanya saya lagi.
”Membantuuuu …!,”
”Sekali lagi saya tanya, dengan mengirim obatan-obatan, kita membantu atau mendzalimi rakyat Palestina ?.”
”Membantuuu ..!,”
Terlihat wajah yang keheranan dengan pengulangan pertanyaan saya.
Sekali lagi saya bertanya :
”Dengan mengirim obat-obatan, kita membantu atau mendzalimi rakyat Palestina ???”
”Membantuuuu …!,” dijawab dengan agak kesal.
”Salah ..! Dengan mengirim obat-obatan, kita justru mendzalimi mereka.”