ragam

Merawat Pesisir, Dukung Ekosistem Karbon Biru: Pertamina Hadirkan Rumah Pembibitan Tanam Mangrove di Lantebung

Minggu, 29 Oktober 2023 | 23:10 WIB
Merawat Pesisir, Dukung Ekosistem Karbon Biru: Pertamina Hadirkan Rumah Pembibitan Tanam Mangrove di Lantebung (Dok)

SulselNetwork.com -- Dulu mangrove dipandang sebagai tanaman yang mengganggu aktivitas tambak. Namun, kini masyarakat mulai mengetahui beragam manfaat mangrove baik dari sisi ekologi maupun ekonomi.

Mangrove adalah ekosistem pesisir yang sangat penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan. Selain menyediakan perlindungan alami terhadap abrasi pantai dan menjaga kualitas air, ekosistem mangrove juga memberikan tempat tinggal yang penting bagi berbagai spesies hewan dan tumbuhan.

Tak banyak yang sadar bahwa kualitas lingkungan Makassar amat terbantu oleh adanya ekosistem mangrove di pesisir utara Kota Angin Mammiri.

Salah satu ekosistem mangrove di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, berada dalam Jaringan Ekowisata Mangrove Lantebung (Jekomala) di Desa Wisata Lantebung, Kelurahan Wira, Kecamatan Tamalanrea.

Baca Juga: Pastikan Distribusi BBM & LPG Aman, Pertamina-Pemprov Sulsel Sidak SPBU dan Pangkalan LPG di Makassar

Dengan luas sekitar 30 hektar, hutan mangrove di pesisir Selat Makassar ini bukan hanya oase bagi warga kota kala dirundung penat, tetapi juga pelindung permukiman warga dari ombak dan angin kencang.

Hutan ini berada di sisi utara Kota Makassar, yang berjarak sekitar 13,8 kilometer. Dari pusat Kota Makassar, pengunjung bisa berkendara ke Lantebung melalui Tol Insinyur Sutami yang memakan waktu lebih kurang 24 menit.

Awalnya penanaman bakau di kawasan Mangrove Lantebung ini dilakukan secara swakelola oleh warga setempat. Lokasi ini kemudian dikembangkan menjadi kawasan ekowisata karena memiliki potensi wisata dari hutan bakau tersebut.

PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) ikut mendukung kelestarian kawasan mangrove Lantebung dengan menghadirkan rumah pembibitan berkapasitas 2.045 bibit pada Selasa (26/9/2023).

Tak hanya itu, lewat kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Green Mangrove Action Program, PT PTK juga melakukan penanaman 2.023 bibit mangrove berjenis Rhizophora di Kampung Wisata mangrove Lantebung.

Green Mangrove Action Program ini merupakan CSR PT Pertamina Trans Kontinental di bawah pilar Pertamina Transko Care Environment, yaitu program TJSL yang berfokus pada pelestarian lingkungan. Kapasitas rumah bibit sejumlah 2.045 sejalan dengan rencana pemerintah dalam penerapan tranformasi karbon biru pada tahun 2045 mendatang.

Baca Juga: Pastikan Stok LPG 3 Kg Aman, Pemkot Makassar bersama Pertamina Lakukan Tinjau Pangkalan dan Sidak ke Usaha

Pjs. Vice President Legal & Relations PT Pertamina Trans Kontinental Syafaat Yudha Perwira, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman dan konservasi mangrove ini bertujuan untuk mencegah abrasi pantai dan menjaga ekosistem pesisir guna mendukung ekosistem karbon biru. Juga mendukung tercapainya target Sustainable Development Goals (SDG’s) Poin 14 yaitu pelestariaan dan pemanfaatan secara berkelanjutan sumber daya kelautan dan samudera untuk pembangunan berkelanjutan.

Selain itu, PT PTK juga berupaya memberdayakan masyarakat dan mendukung ekowisata mangrove di Desa Wisata Lantebung yang juga merupakan salah satu lokasi konservasi mangrove di wilayah Makassar. Hal ini dilakukan dengan menyediakan stand berbagai produk turunan mangrove yang diproduksi oleh masyarakat lokal.

Halaman:

Tags

Terkini