SulselNetwork.com — Petani Milenial merupakan konsep yang diperkenalkan melalui Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) RI Nomor 04 Tahun 2019.
Program ini bertujuan membentuk sumber daya manusia (SDM) unggul di sektor pertanian, khususnya generasi muda yang berusia antara 19 hingga 39 tahun.
Program ini menargetkan petani yang adaptif terhadap teknologi digital sehingga mampu meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing sektor pertanian di era modern.
Menurut Permentan tersebut, para Petani Milenial terlibat dalam berbagai kegiatan pelatihan, bimbingan teknis, pemagangan, pemberdayaan kelompok usaha bersama (KUB), hingga sertifikasi kompetensi.
Baca Juga: Usai Nyoblos, Prabowo Bercengkrama dengan Warga Bojong Koneng
Program ini memberikan kesempatan bagi generasi muda untuk belajar sekaligus menghasilkan pendapatan yang kompetitif di sektor pertanian.
Kini Kementerian Pertanian lagi buka rekrutmen petani milenial untuk tahun 2024. Program ini tidak hanya beri pengalaman bertani canggih tapi juga berpeluang mendapatkan gaji petani milenial yang bisa tembus Rp10 juta per bulan! Simak cara daftarnya disini!
Keunggulan dan Syarat Daftar Program Petani Milenial 2024
- Peserta program ini dijanjikan pendapatan minimal Rp10 juta per bulan. Angka ini menarik bagi milenial yang mencari peluang kerja dengan pendapatan layak sekaligus berkontribusi pada pembangunan pangan nasional.
- Kementan RI memberikan berbagai fasilitas seperti pelatihan, akses teknologi pertanian modern, dan pendampingan dari para ahli di bidangnya.
Baca Juga: Hasil Hitung Cepat PPI Pilkada Makassar 88%: MULIA unggul 55,2%, SEHATI 27,8%, INIMI 13,7%
- Selain pendapatan, peserta akan mendapatkan ilmu praktis dan peluang mengembangkan usaha tani secara mandiri.
Syarat Pendaftaran Petani Milenial 2024
- Usia 19–39 Tahun, Program ini dikhususkan untuk generasi muda yang memiliki potensi besar dalam inovasi.
- Adaptif Terhadap Teknologi Digital, Peserta harus mampu menggunakan teknologi pertanian modern seperti smart farming, drone untuk pemantauan lahan, hingga aplikasi pendukung pertanian lainnya.