ragam

Dear Kluivert: Anggap Tekanan Warganet Sebagai Dukungan, Begini Sederet Hal yang Dirasakan STY Selama 5 Tahun Jadi Pelatih Garuda

Sabtu, 18 Januari 2025 | 20:33 WIB
Potret pelatih baru Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. (Instagram.com/@timnasindonesia)

Meski bukan negara asalnya, STY juga dikenal oleh sang anak sebagai sosok yang sabar melatih para pemain muda di Timnas Indonesia.

Kesabaran STY itu terbukti saat melakoni ajang kompetisi AFF 2024, dengan memboyong para punggawa Garuda berusia di bawah 22 tahun meskipun akhirnya kalah di babak fase grup.

Shin Jae-won menjelaskan, negara-negara tetangga Indonesia membawa tim senior mereka sementara sang ayah ingin memberi pengalaman bermain kepada talenta muda Timnas Indonesia itu di kompetisi sepak bola ASEAN.

"Negara lain berpartisipasi di Piala AFF 2024 dengan timnas senior, tetapi saya dengar Indonesia bersepakat dengan PSSI untuk menurunkan tim U-22," jelas Shin Jae-won.

"Bahkan, (Timnas Indonesia U-22) akan dibawanya untuk persiapan ke Piala Asia U-23 dan SEA Games yang akan digelar tahun ini," pungkasnya.

Baca Juga: Patrick Kluivert Ingin Beri Dampak untuk Garuda? Begini Plus-Minus sang Legenda Belanda Itu Kala Masih Tukangi Timnas Curacao

Tekanan Warganet Justru Dianggap Dukungan Bagi STY

Dalam postingan yang sama, Shin Jae-won senang melihat kiprah ayahnya selama menjalani lika-liku perjuangan bersama Timnas Indonesia.

Shin Jae-won menilai STY telah membuktikan diri dengan hasil-hasil positif yang diraih Timnas Indonesia, terlepas dari banyaknya tekanan dari pihak yang ingin menjatuhkan sang pelatih Garuda itu.

"Saya sangat senang dia membuktikannya dengan hasil positif untuk Timnas Indonesia," tegas Shin Jae-won.

Shin Jae-won juga menyebut sang ayah akan beristirahat dulu di Korsel setelah dilengserkan dari Timnas Indonesia.

Anak STY itu bahkan mengucapkan terima kasih kepada fans Indonesia yang selalu memberi dukungan bukan tekanan bagi sang ayah.

"Kini dia lengser dari Timnas Indonesia, sekarang akan beristirahat dan menghabiskan waktu dulu bersama kami di Korea sambil mengisi ulang energi, dan mengambil tantangan lain," terang Shin Jae-won.

"Terima kasih ayah atas kerja kerasmu untuk sepak bola Indonesia selama 5 tahun. Terima kasih banyak fans sepak bola Indonesia atas dukungan dan cintanya," tandasnya.***

 

Halaman:

Tags

Terkini