SulselNetwork.com -- Pantai Losari adalah kawasan wisata modern sekaligus ikon Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan lokal hingga mancanegara, saat berkunjung ke Makassar.
Namun siapa sangka, sebelum tampak seperti hari ini dulunya Pantai Losari memiliki hamparan pasir putih yang indah.
Sayangnya, pasir putih yang pernah terhampar bersih di bibir Pantai Losari kini telah tiada. Tidak ada catatan sejarah yang menjelaskan kapan tepatnya keindahan pasir putih di Pantai Losari itu mulai menghilang.
Pasir putih itu tertimbun karena sedimentasi bahan materil dari gunung Bawakaraeng yang dibawa melalui sungai Jeneberang. Kondisi tersebut terjadi akibat ulah tangan-tangan manusia yang membuat hutan di hulu sungai rusak.
Pantai Losari Makassar (Buku Makassar Doeloe Makassar Kini Makassar Nanti)
Meskipun keindahan pasir putihnya telah tiada, Pantai Losari tak kehilangan daya tarik.
Sejak ditanggul pertama kali pada tahun 1926, Pantai Losari hadir dengan wajah yang berbeda dan perlahan menjadi pusat kegiatan sosial-ekonomi masyarakat.
Pantai Losari Masa Kini
Pantai Losari kini menjadi pusat wisata warga lokal maupun luar kota meskipun sudah tidak memiliki lagi hamparan pasir putih. Wisatawan dapat menikmati pemandangan laut dengan berbagai tempat spot foto yang estetik.
Kegiatan sosial-ekonomi di Pantai Losari memang sudah berlangsung sejak lama. Namun setelah direvitalisasi, kegiatan yang dilakukan di ruang publik itu pun semakin beragam.
Tak hanya sekadar menjadi objek wisata, Pantai Losari dengan berbagai fasilitasnya kini kerap difungsikan sebagai tempat berolahraga, pusat kawasan kuliner, hingga menjadi lokasi penyelenggaraan acara lokal hingga internasional karena letaknya yang strategis.
Baca Juga: Screentime Song Kang sebagai Main Lead jadi Sorotan Netizen: Emang Boleh Seminim ini Screentimenya?
Anjungan di Pantai Losari
Salah satu daya tarik utama wisatawan di Pantai Losari adalah keberadaan anjungan. Tak hanya satu, di Pantai Losari ini terdapat 5 anjungan yang mewakili suku besar di Sulawesi Selatan.
Artikel Terkait
Sinopsis HAI ALBELAA Hari Ini 3 Desember Episode 70 ANTV: Bos Ammu Manfaatkan Nakul, Sayuri Miliki Firasat Buruk
Didampingi Istri Tercinta, Gibran Rakabuming Raka Sapa Warga Jakarta dalam Car Free Day Sambil Nyanyi Bareng di Sarinah
Sinopsis APARAJITA Hari Ini 3 Desember Episode 21: Disha Salahkan Mohini Cemarkan Nama Baik Chavi
Sinopsis NATH Serial ANTV Hari Ini 3 Desember: Mahua Berada di Haveli dan Bersyukur Bisa Dekat dengan Gauri
Sinopsis HAI ALBELAA Besok 4 Desember Episode 71 Tayang di ANTV: Chaman Memaksa Sayuri Tanda Tangani Surat Cerai dan Mengusirnya dar Rumah