Sejauh Mata Memandang Gandeng Komunitas Yogyakarta dalam Belajar Bersama  untuk lebih Ramah pada Lingkungan

photo author
Muammar M, Sulsel Network
- Senin, 25 Juli 2022 | 14:45 WIB
Menggambar dan Mewarnai “Sejauh Rumah Gajah” untuk Anak bersama Cikgu Yustina (@justin_Ipuk) dari Art Class Cikgu
Menggambar dan Mewarnai “Sejauh Rumah Gajah” untuk Anak bersama Cikgu Yustina (@justin_Ipuk) dari Art Class Cikgu

SulselNetwork.com – Sejauh Mata Memandang menghadirkan “Sejauh Rumah Kita” sebagai tempat berbagi ilmu serta berbagai tips dalam merawat bumi dengan melibatkan berbagai komunitas di Yogyakarta yang telah menjalani slow living, melalui kegiatan Belajar Bersama yang rutin diadakan setiap hari Sabtu yang dibagi dalam dua sesi, pagi dan sore.

Bincang Santai bersama Chitra Subyakto, Pendiri dan Direktur Kreatif Sejauh Mata Memandang

Kegiatan Belajar Bersama yang pertama diadakan pada hari Sabtu (16/07/2022), yaitu Bincang Santai tentang upcycle dan recycle bersama Chitra Subyakto yang dibagi dalam dua sesi, pagi dan sore, dan dihadiri oleh total 30 peserta. Dalam kegiatan ini, Chitra mengungkapkan cara untuk lebih bertanggung jawab terhadap barang-barang di sekitar kita, salah satunya pakaian, yang sering kali kita tidak pedulikan perawatannya hingga  tak terpakai lagi dan berakhir menjadi sampah. Hal ini selaras dengan komitmen Sejauh Mata Memandang yang menerapkan model bisnis sirkular guna meminimalisasi limbah dan polusi dari industri tekstil.

“Banyak cara untuk memanfaatkan pakaian bekas agar tidak berakhir menjadi sampah. Saya sendiri biasanya memanfaatkan kembali pakaian yang tidak terpakai menjadi kantong belanja, sarung bantal, atau mainan untuk binatang peliharan saya. Jika ada pakaian yang berlubang atau sobek namun masih layak pakai, saya biasanya menjahitnya kembali atau ditambal dengan kain perca untuk menambahkan aksen agar terlihat lebih menarik. Intinya, penting untuk kita selalu berusaha menjaga masa pakai dan daya guna pakaian kita agar lebih panjang dan tetap berputar”, jelas Chitra Subyakto, Pendiri dan Direktur Kreatif Sejauh Mata Memandang.

Baca Juga: Lantik Pengurus Korpri Kabupaten Maros, Sekda Sulsel Ingatkan Soal Pengelolaan Anggaran Negara

Tak hanya itu, di kegiatan tersebut Chitra juga mengajak para peserta untuk mempraktikkan upayanya dalam memanfaatkan kembali kaos yang tidak terpakai dengan mengubah fungsinya menjadi tas kain lipat menggunakan kain perca produksi Sejauh yang dijahit di bagian luarnya sebagai kantong dan untuk menambahkan aksen unik.

Menggambar dan Mewarnai “Sejauh Rumah Gajah” untuk Anak bersama Cikgu Yustina (@justin_Ipuk) dari Art Class Cikgu

Di minggu kedua kegiatan Belajar Bersama yang diadakan pada Sabtu (23/07/2022), dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional yang jatuh pada tanggal 23 Juli setiap tahunnya, Sejauh Mata Memandang menggandeng Cikgu Yustina dari Art Class Cikgu di sesi pagi untuk belajar menggambar dan mewarnai bersama peserta anak-anak.

 

Pada kegiatan ini, Cikgu Yustina mengajarkan anak-anak untuk menggambar dan mewarnai dengan tema “Sejauh Rumah Gajah”, yang terinspirasi dari Gajah Sumatera sebagai satwa yang terancam punah dan perlu kita jaga habitatnya karena ia merupakan satwa penyeimbang lingkungan hutan sehingga dapat membantu kelangsungan hidup setiap makhluk di bumi.

 

Cikgu Yustina mengungkapkan, “Meningkatkan kesadaran masyarakat akan semakin gentingnya masalah lingkungan hidup harus dimulai pada usia sedini mungkin. Tentunya harus dilakukan dengan cara yang menyenangkan, misalnya menggambar dan mewarnai, agar lebih mudah dipahami oleh anak-anak. Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan kesadaran anak-anak tentang kondisi masalah lingkungan hidup karena anak-anak kita adalah generasi penerus yang memiliki peran penting dalam mencegah kepunahan di masa depan. Diharapkan anak-anak kita akan semakin sadar dan lebih peduli untuk melestarikan alam demi masa depan mereka dan makhluk hidup lainnya.”

Membuat Sabun Cuci Pakaian Ramah Lingkungan bersama Akuna Indonesia

Akuna Indonesia, sebuah studio etnobotani yang membuat produk perawatan diri berdasarkan tradisi Indonesia, turut serta mengisi kegiatan Belajar Bersama dengan membuat sabun cuci pakaian ramah lingkungan yang diadakan pada Sabtu (23/07/2022) untuk sesi sore.

Pada kegiatan Belajar Bersama ini, Wulan Hardjosoediro dan Dina Hardjosoediro selaku Pendiri Akuna Indonesia, mengajarkan berbagai hal tentang pembuatan sabun, mulai dari proses saponifikasi, mengenali bahan-bahan pembuatan sabun yang aman dan alami serta mampu menghilangkan noda pada pakaian, hingga pengaruh sabun terhadap warna kain dan juga kulit manusia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muammar M

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X