Usai Bunuh Anaknya dengan Racun, Seorang Ibu di Pinrang Tewas Gantung Diri

photo author
Mardhani Muchlis, Sulsel Network
- Selasa, 20 September 2022 | 09:47 WIB
ilustrasi bunuh diri. (Ayoindonesia.com)
ilustrasi bunuh diri. (Ayoindonesia.com)

SulselNetwork.com — Warga Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel) dibuat geger dengan penemuan mayat ibu rumah tangga (IRT) berinisial B (37) dengan posisi tergantung. Dua orang anak B juga ditemukan meninggal di sampingnya.

"Pada saat ditemukan anggota (polisi) posisi perempuan inisial B tersebut sedang tergantung," ungkap Kapolres Pinrang AKBP Moh. Roni Mustofa kepada wartawan, Senin (19/9/2022).

Penemuan mayat perempuan B tersebut terjadi di Kelurahan Fakkie, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, pagi tadi.

"Pertama kali ditemukan anggota sekitar pukul 11.00 Wita," bebernya.

Baca Juga: Mengenal Pisang Peppe, Kuliner Khas Sulsel Berbahan Dasar Pisang yang Lezat dan Sehat

Menurut Roni, dua anak laki-laki dari perempuan B juga ikut meninggal karena diduga meminum racun.

"Selain korban, ada dua orang anaknya juga yang kemungkinan meninggal karena racun," paparnya.

Kendati demikian Roni mengaku pihaknya belum bisa menyimpulkan motif dari dugaan bunuh diri tersebut. Dia beralasan pihaknya masih menyelidiki.

Baca Juga: Pulau Tangkil Pesawaran yang Mungil Penuh Pepohonan Hijau: Daya Tarik Wisata, Fasilitas & Harga Tiket

"Untuk motifnya belum kami bisa simpulkan sekarang. Tim masih melakukan olah TKP termasuk memeriksa saksi-saksi," imbuhnya.

Disclaimer: Sebelum membaca berita ini, disampaikan kepada pembaca bahwa Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa.

Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mardhani Muchlis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X