Sinopsis VISH di ANTV Episode 4: Aditya Selamatkan Aliya dari Serangan Laba-laba

photo author
Mardhani Muchlis, Sulsel Network
- Minggu, 10 September 2023 | 19:51 WIB
Sinopsis VISH di ANTV Episode 4: Aditya Selamatkan Aliya dari Serangan Laba-laba (Antv)
Sinopsis VISH di ANTV Episode 4: Aditya Selamatkan Aliya dari Serangan Laba-laba (Antv)

Keesokan paginya, Alia mencari informasi tentang laba-laba, tanda, dan Vishkanya. Dia membaca bahwa Vishkanya kadang-kadang hidup di pohon Pipal, dan ingat mengunjungi pohon di suatu tempat. Dia bertanya-tanya kapan dia akan mendapatkan semua jawaban dari hal-hal gaib ini.

Belakangan, Alia mencapai hutan tempat beberapa Aghori bersujud. Dia pikir mungkin inilah tempat yang Shiv Baba ingin dia capai. Dia dituntun ke sebuah gua. Dia datang lebih dekat dan memanggil Baba Rudhra dengan namanya. Dia berbalik menjadi seorang pemuda.

Sabrina meminta Maria untuk jusnya. Maria menyesal bahwa dia lupa. Sabrina mendandani Maria dan mengubahnya menjadi gagak, lalu mengembalikan Maria ke bentuknya sekali lagi. Maria memohon Sabrina untuk tidak melukai putranya, yang telah dia tangkap. Sabrina mengirim Maria untuk membawakan minuman Pendingin Vish-nya, jus itu membuat Vish-nya tenang. Mohit yang berada di kamar dengan kursi rodanya bergetar.

Sabrina memutuskan untuk melakukan detoksifikasi hari ini, ia memiliki alat untuk membunuh Aditya. Maria memohon untuk kehidupan Aditya, karena dia adalah pria yang baik. Sabrina menampar Maria karena mencampuri urusannya. Dia memperingatkan Maria untuk tidak berbicara baik untuk Aditya. Dia mengatakan padanya untuk pergi dan membuat Aditya tidur, sudah waktunya baginya untuk tidur selamanya.

Baba Rudhra meletakkan tangan di atas dahi Alia. Sebuah cahaya memasuki dahinya. Baba mengatakan sekarang dia akan mendapatkan mata ketiga, yang akan mengenali benar dan salah. Alia memperhatikan pohon yang sama. Baba Rudhra mengatakan tidak ada yang kembali jika mendekati pohon ini.

Baca Juga: Wanita Wajib Tahu, 5 Tips Bercinta dengan Posisi 'Woman On Top' Agar tak Capat Lelah

Dia mengatakan kepada Alia bahwa mereka telah mencari Vishkanya selama bertahun-tahun sekarang, hanya Vish-nya yang bisa mencerahkan kuil Shiv ini. Alia mengira telah terjadi sejumlah kejadian super alami di sekitarnya. Baba mengatakan Alia adalah orang yang istimewa, seorang putri alam yang sengaja dibawa ke sini. Alia tidak tahu apa-apa. Dia melewati sebuah pohon dan terkejut melihat pohon itu berdarah.

Di sana, Sabrina memperhatikan tanda di lengannya yang mulai berdarah juga. Dia bergegas keluar..Alia menyaksikan batang berkembang dari tempat perdarahan. Dia lari dari tempat itu. Sabrina telah mencapai sekitar pohon. Dia memperhatikan langkah kaki dan berpikir pasti ada seseorang di sini.

Alia bergegas masuk ke kamar. Aditya sedang mandi. Alia mengatakan kepadanya untuk keluar, dia perlu berbicara dengannya.

Sabrina menemukan gelang Alia, dikenali dari baunya. Dia berpikir pasti ada sesuatu yang salah yang harus dipecahkan. Alia harus mati jika dia hidup.(15)

Sabrina bertanya pada Shekhar apakah dia menemukan Alia. Dia mengatakan padanya untuk fokus padanya. Dia merentangkan kukunya dan akhirnya menggali kukunya di kulitnya. Darah menetes ke dadanya tapi dia menikmatinya. Tidak ada yang lebih baik dari racunmu! Dia mengatakan kepadanya untuk mencari tahu dulu tentang Alia atau mayatnya. Anda mengurus tanggung jawab Anda.

Anda adalah pelayan saya Fokus pada Alia. Saya akan fokus pada Aditya. Anda harus merawat tubuhnya juga segera. Dia ingat melihat rantai emas di dekat pohon Peepal. Seseorang menemukan pohon itu dan bahkan mematahkan cabang. Shekhar mengatakan padanya untuk tidak terlalu khawatir.

Dia mengingatkannya bahwa dia telah datang dengan tanggal kedaluwarsa. Dia menjadi tidak bahagia tetapi dia mengatakan kepadanya bahwa tampilan seorang pria muda yang marah cocok untuknya. Kamu tampak hebat kemarin! Dia mengatakan Alia yang malang sangat ingin mati. Saya mencoba memperingatkan tapi dia tidak memperhatikan kata-kataku. Sabrina kasihan padanya karena merasa buruk untuk Alia. Anda akan menemukan siapa pun. Dia mengisyaratkan padanya. Dia mengingatkannya bahwa dia bukan sembarang orang. Saya Sabrina! Cari tahu tentang Alia. Saya punya rencana bagus untuk Alia.

Alia datang ke kamar Aditya dan memintanya untuk segera keluar. Dia menjawab bahwa dia sedang mandi. Saya akan mengambil waktu. Dia bersikeras bahwa dia keluar secepatnya.

Sabrina memperhatikan pelayan (Shyam) mengambil sarapan untuk Aditya. Dia memintanya untuk membawa air dingin untuknya. Dia bersembunyi di bawah troli sarapan begitu dia pergi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mardhani Muchlis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X