Sinopsis I Promised You the Moon, Kisah Romantis Teh dan Oh Aew yang Memiliki Orientasi Seksual

photo author
Ramadhani, Sulsel Network
- Selasa, 12 Juli 2022 | 21:48 WIB
Sinopsis I Promised You the Moon, Orientasi Seksual Hubungan Teh dan Oh Aew yang Mulai Penuh Konflik (Youtube)
Sinopsis I Promised You the Moon, Orientasi Seksual Hubungan Teh dan Oh Aew yang Mulai Penuh Konflik (Youtube)

Dia diberi komentar kurang menyenangkan tentang fisik dan gelagatnya yang 'terlalu feminin' untuk seorang cowok, jadi dia tidak cocok memerankan tokoh di drama tersebut.

Di situlah puncak di mana Oh-aew merasa dia tak cocok di bidang akting. Walau dulu dia sempat sangat ingin berkecimpung di dunia entertainment bersama dengan Teh, tapi kini hati dan pikirannya tidak seperti dulu lagi. Mungkin karena kini dia telah dewasa dan lebih mengerti apa yang terbaik untuk dirinya.

Setelah mempertimbangkan matang-matang, Oh-aew akhirnya bilang pada Teh kalau dia tidak ingin melanjutkan akting. Dia juga akan pindah ke jurusan bisnis. Teh awalnya mengira Oh-aew mudah menyerah, baru sekali gagal kasting langsung belikan.

Terus, teman-teman Teh kan anak bisnis semua, jadi Teh berpikir Oh-aew cuma ikut-ikutan doang. Itu membuat Teh dan Oh-aew jadi semakin jauh, walau mereka tetap bersama.

Teh dan Oh-aew tidak menyembunyikan orientasi seksual mereka dan openly dating. Makanya, tiap-tiap dari mereka saling mengenalkan pada inner circle-nya.

Teh mengajak Oh-aew hangout dengan teman-temannya, begitu pula sebaliknya. Tapi, sebenarnya Teh kurang merasa klop dengan teman-teman Oh-aew. Mungkin karena semuanya major Bisnis sementara dia anak Seni.

Oh-aew tidak menunjukkan keenggaksukaan pada kelompok teman Teh, tapi sikap Teh ketika makan malam yang meledek Oh-aew plin-plan membuatnya tersinggung dan akhirnya tidak sengaja menyinggung Khim. Itu membuat Teh marah lagi pada Oh-aew.

Kepindahan jurusan Oh-aew dari Seni ke Bisnis membuat Teh merasa 'ditinggalkan'. Makanya mereka sempat renggang. Namun, saat hari kelulusan Top dan Khim, Teh dibuat terkejut dengan Khim yang realistis karena memilih jadi pramugari walau masih akan mencoba kasting sesekali.

Teh enggak mengerti kenapa orang-orang begitu mudah untuk berpindah haluan. "I don't like it.", katanya. Oh-aew pun memberi penerangan pada Teh, kalau jalan hidup tiap orang itu berbeda-beda dan dia harus bisa menerimanya. Akhirnya Teh dan Oh-aew kembali baik-baik saja setelahnya.

Time skip, sekarang Teh dan Oh-aew udah naik semester. Oh-aew semakin disibukkan dengan tugas kuliahnya, begitu pula Teh yang sibuk dengan klub dramanya.

Walau sama-sama enggak ada waktu lowong, Teh mengusahakan untuk spend time sama Oh-aew di apartemen Oh-aew, soalnya enggak mungkin Oh-aew yang ke dorm kampus Teh (ada roomate Teh di sana).

Sekarang Teh tengah membintangi drama buatan Jai (Oab Oabnithi Wiwattanawarang), karena sebagai syarat kelulusan Jai nanti, dia harus sukses menjadi screenwriter dan sutradara pementasan drama. Selain membantu Jai, ini juga kesempatan bagi Teh yang belum pernah lolos kasting manapun.

Dipercaya sebagai pemeran utama pria udah membuat Teh cukup stres, apalagi ketika dia enggak bisa menguasai satu scene terakhir bersama lawan mainnya, Dream. Jai selaku sutradara dan teman dekat Teh pun mencoba membantunya.

Jai memberikan buku log yang bisa diisi apapun yang ada di pikiran Teh, mengajaknya menonton pementasan drama lain, makan bareng, hingga enggak sengaja (atau sengaja?) membuat Teh suka padanya. Teh yang memang tengah dilanda kejenuhan antara hubungannya dengan Oh-aew pun seperti diberi celah untuk berpaling.

Teh mengatakan kalau perubahan-perubahan yang terjadi pada Oh-aew membuatnya jadi merasa jauh pada kekasihnya itu. Tapi, mungkin itu hanya alasannya saja.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ramadhani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X