Benarkah: Cuaca Bumi Akan Lebih Dingin Karena Adanya Fenomena Aphelion

photo author
Ramadhani, Sulsel Network
- Selasa, 26 Juli 2022 | 13:59 WIB
Ilustrasi bumi (Pixabay)
Ilustrasi bumi (Pixabay)

SulselNetwork.com - Beredar sebuah informasi (disinformasi) melalui media sosial Facebook yang menyatakan bahwa dari bulan Juli hingga Agustus 2022 cuaca akan lebih dingin karena adanya fenomena Aphelion.

Dalam postingan turut tersebar informasi bahwa fenomena Aphelion akan menjauhkan jarak dari Bumi dan Matahari yang semula 90 juta kilometer menjadi 152 kilometer.

Benarkah informasi pada postingan tersebut di atas? cek faktanya disini.

Melansir instagram @jalahoaks pada tanggal 25 Juli 2022, Postingan tersebut adalah 100% hoaks.

Baca Juga: Review dan Sinopsis Film Horor Thailand Takien The Haunted Tree 2010: Keluarnya Setan Bermata Hijau Dari Perut

Fenomena Aphelion tidak akan berdampak apapun pada penurunan suhu di permukaan bumi.

Fenomena suhu udara dingin lumrah terjadi di bulan-bulan puncak musim kemarau sepanjang Juli - September yang ditandai dengan pergerakan angin dari arah timur.

"Untuk kondisi saat ini, masih cukup normal dan seperti biasa adanya suhu dingin di Indonesia. Sehingga mengakibatkan suhu di beberapa wilayah di Indonesia terutama bagian selatan khatulistiwa (Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara) terasa juga lebih dingin," ujar Miming Saepudin, Koordinator Bidang Prediksi dan Peringatan Dini Cuaca BMKG.

Baca Juga: Persiapan Lahiran Ria Ricis, Teuku Ryan Berharap Doa Agar Calon Anaknya dan Istri Dilancarkan

Selain itu, kabar bahwa akan terjadi penyakit masal karena fenomena Aphelion juga tidak terbukti secara ilmiah maupun medis.

Masyarakat diimbau untuk terus menjaga kesehatan dan meningkatkan imunitasnya dalam kondisi apapun.

Berdasarkan informasi tersebut di atas maka adanya fenomena Aphelion penyebab penurunan suhu bumi dan penyakit massal tidaklah benar. Informasi ini masuk dalam kategori Konten/ Informasi Sesat (Misleading Content).

Misleading content dibentuk dengan cara memanfaatkan informasi asli, seperti gambar, pernyataan resmi, atau statistik, akan tetapi diedit sedemikian rupa sehingga tidak memiliki hubungan dengan konteks aslinya. (SNET)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ramadhani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X