SulselNetwork.com — Kentut vagina…. Hmm, kebayang nggak kalau lagi ‘enak-enak’ sama suami, eh, tahu-tahu hal ini terjadi. Ada suara gas yang keluar lewat vagina.
Serius, rasanya sepanjang pernikahan, salah satu hal yang bikin saya malu setengah mati disebabkan kentut vagina saat sedang melakukan aktivitas seksual. Gimana nggak, lah wong lagi di tengah permainan tiba-tiba aja ada ‘angin’ yang keluar. Untung saja nggak bau.
“Duh… Maaf ya, Mas…..” ujar saya sambil cengar-cengir menahan malu. Kalimat pertama yang meluncur pertama momen ini terjadi.
Saya pikir, kejadian memalukan ini nggak akan terulang lagi. Sayangnya itu cuma mimpi! Entah kenapa, kejadian serupa terulang kembali. Untung saja, kami bukan pasangan pengantin baru, jadi memang tingkat cuek dan apa adanya sudah di titik maksimal, hehehehe.
Eh, tapi, bukan berarti saya jadi cuek bebek juga, sih. Soalnya saya jadi mencari tahu apakah kondisi yang saya alami ini wajar atau tidak. Jangan-jangan, ini merupakan salah satu gejala penyakit atau kondisi kesehatan yang perlu saya waspadai.
Kentut Vagina, Apa Penyebabnya?
Setelah mencari dari berbagai sumber artikel, saya pun akhirnya tahu kalau kondisi ini dalam istilah medis disebut dengan flatus vaginalis (vaginal flatulence). Jadi, ada udara yang keluar dari vagina, seperti buang gas. Cuma bedanya kalau kentut dari dubur cenderung bau, tapi kentut yang satu ini memang umumnya tidak berbau sama sekali.
Kondisi ini juga diistilahkan sebagai queefing. Kondisi di mana ada udara yang keluar karena ‘terperangkap’ dari dalam vagina. Jadi, ketika udara masuk ke area vagina dan ‘semudah’ itu masuk, maka ‘semudah’ itu pula udara akan keluar.
Syukurnya, nih, kondisi ini ternyata umumnya normal. Bahkan sering dialami oleh perempuan. Artinya, saat seseorang mengalaminya, sebenarnya jarang menjadi masalah kesehatan atau tanda suatu penyakit. Berdasarkan beberapa sumber artikel yang sudah saya ‘lahap’, ternyata masalah kentut vagina ini tidak hanya disebabkan karena aktivitas saja.
Jadi, apa saja, dong, pemicu kentut vagina?
1. Olahraga
Ternyata, olahraga yang sering melibatkan peregangan pada area panggul bisa berisiko bikin vagina membuka sehingga udara pun masuk. Kemudian, saat posisi tubuh berubah, udara bisa keluar dari vagina dan menimbulkan suara layaknya kentut. Olahraga yang dimaksud, salah satunya adalah yoga.
2. Kelemahan otot panggul bisa sebabkan vagina kentut
Sebuah penelitian menyebutkan kalau kelemahan otot panggul dan turun peranakan dapat menyebabkan kentut dari vagina. Kondisi ini ternyata lebih sering dialami oleh perempuan yang sudah melahirkan secara normal, selain itu lansia pun bisa mengalami kelemahan otot panggul.
Artikel Terkait
Auto Ludes Terjual, Segini Harga Headphone Sennheiser Woo Young Woo yang Viral di Korea Selatan
Mantan Asisten Gubernur Bank Indonesia Dyah NK Makhijani Resmi Menjadi Presiden Komisaris OVO
Anak Pedagang Kerupuk Sabet Beasiswa SEMESTA, Kuliah Gratis IT di Binus dan Digaji
Shopee Pilih Lokal Hadir dengan Tampilan dan Fitur Baru, Bawa Semangat Dukung Kemajuan Jutaan Pengusaha Lokal
Optimalkan Kinerja Operasi, Pertamina Komitmen Jaga Ketahanan Energi Nasional