Gopi akan menerima bungkusan itu, tetapi seorang pria yang menyamar sebagai seorang wanita menerimanya dan mengatakan bahwa dia adalah dai ma Radhika. Gopi mengatakan ini berasal dari Mumbai. Radhika memberi tahu orang tuanya bahwa Dai Maa. Orang tuanya memuji wanita palsu itu. Radhika berterima kasih padanya dan mengatakan itu dikirim oleh temanku.
Urvashi datang dan meminta Radhika untuk memakai pakaian dengan benar. Ibu Radhika memperkenalkan Veena kepada Urvashi. Urvashi menyapanya dan pergi. Dharam sedang berbicara dengan Shravan tentang bisnis. Meira datang. Dharam mencium keningnya dan memintanya untuk menjaga dirinya sendiri. Meera bilang aku akan makan.
Dharam bilang aku tidak ingin pergi di malam hari, tapi aku harus bertemu dengan delegasi asing. Saat Dharam dan Shravan pergi, Chanda bertepuk tangan dan memanggil Meera. Dia memintanya untuk membuat Paneer Pakoda, Pulao dll untuknya. Dia meminta Vidya untuk membersihkan kamarnya sampai saat itu. Meera dan Vidya pergi. Chanda tersenyum dan makan anggur.
Urvashi memanggil Radhika. Radhika menyimpan kotak hadiah dan pergi. Ayah Veena dan Radhika melihatnya. Gopi datang dan melihat dua kotak yang sama. Veena datang dan bertabrakan dengan Gopi dengan sengaja. Ayah Radhika berpikir paket mana yang menjadi milik mereka.
Meera membuat makanan di dapur, sementara Vidya membersihkan kamar Chanda. Chanda menonton TV sambil makan buah-buahan. Ayah Radhika membawa parsel ke kamar. Radhika datang dan membukanya dengan penuh semangat. Dia menemukan kartu ucapan di dalamnya, dan mengatakan bahwa paket kami sampai ke orang lain.
Ayahnya mengatakan Jaggi pasti memiliki bingkisan kami. Gopi mendengar mereka dan pergi ke kamar jaggi. Dia bertabrakan dengan Sona dan menceritakan segalanya padanya. Sona mengatakan kepadanya bahwa dia akan membuat Radhika sibuk dan memintanya untuk pergi dan memeriksa bungkusan itu. Gopi pergi.
Sona datang ke kamar Radhika dan memintanya untuk mencoba gaun mehendinya. Radhika bilang aku akan mencobanya nanti, tapi Sona bersikeras. Gopi memeriksa paket dan terkejut. Sona menunjukkan pakaiannya. Gopi terkejut melihat pistol dan uang dalam paket. Radhika datang ke kamar Jaggi sambil memegang pisau. Dia pikir dia akan membunuh orang yang datang di depannya.
Dia melihat paket disimpan di atas meja dan menyimpan pisaunya. Gopi bersembunyi. Sona datang ke sana dan menggoda Radhika. Dia bilang aku tahu kamu datang untuk menemui Jaggi dan mengatakan bahwa pengantin tidak bertemu satu sama lain sebelum menikah. Dia membawanya dengan paksa. Gopi berpikir untuk melacak gerakan Radhika.
Kemudian di malam hari, Meera sedang tidur. Chanda datang dan menampar wajahnya untuk membangunkannya. Meera hendak berteriak, tapi Chanda terus menutup mulutnya dan memintanya untuk keluar.
Gopi memanggil Sona dan Sahir dan mengatakan bahwa mereka membutuhkan bantuan mereka. Dia menceritakan segalanya dan mengatakan bahwa saya mengetahui tentang kebenarannya. Sona dan Sahir terkejut mendengar kebenarannya.
Gopi bilang kita harus menghentikan rencana besarnya. Sona mengatakan Radhika adalah pencuri besar. Gopi mengatakan tapi bagaimana kita akan membuktikan itu, dan mengatakan Urvashi tidak percaya padanya. Sona mengatakan bahwa kami memiliki keyakinan penuh pada Anda. Sahir mengatakan kami akan membantumu menangkap tangannya.
Sona mengatakan semua pencuri meninggalkan beberapa petunjuk, dan kita bisa menangkapnya. Sahir mengatakan kamu mengatakan seolah-olah kamu adalah seorang pencuri. Sona mengingatkannya bahwa begitu dia menculik Molu / Samar, bukan dia. Sahir bilang kita akan menangkapnya.
Radhika bangun di tengah malam, menyimpan bantal di tempatnya dan berjalan keluar mengenakan selendang. Gopi mengikutinya. Di rumah Dharam, Meera mengipasi Chanda dan jatuh juga. Chanda berteriak padanya ketika dia makan, tangannya bergerak cepat, mengapa tidak sekarang. Vidya datang dan marah dan bertanya ketika ada AC dan kipas angin di kamar, mengapa dia tidak menggunakannya.
Chanda mengatakan bahwa dia menyukai desi fan dan memberi tahu anaknya yang belum lahir bahwa ibunya Meera adalah kaam chor yang malas dan jika terjadi sesuatu padanya, dia seharusnya tidak menyalahkannya. Meera meminta Vidya untuk pergi, dia akan mengaturnya. Chanda berteriak pada Vidya untuk pergi dan tidur, dia memiliki banyak pekerjaan untuk pergi dan berteriak untuk keluar.
Radhika mencapai sebuah rumah tua yang digeledah. Magesh datang dan memeluknya. Dia bertanya siapa itu. Dia mengatakan mangya-nya. Dia bilang dia akan menamparnya.
Artikel Terkait
Pertamina Patra Niaga Jamin Pasokan BBM Aman
Intip Gaya Ayudia Jalani Peran Sebagai Ibu Modern Serba Bisa
Kritik 5 Tahun Era Anies Baswedan, Anak Buah Megawati Bilang Cuma Bisa Ganti Nama
Pandemi Mereda dan Ekonomi Mulai Pulih, Pengunjung di 4 Kebun Raya Terus Meningkat
Sinopsis CHANDRAGUPTA MAURYA Senin 22 Agustus 2022: Penyelamat Baru Dalam Kehidupan Chandragupta Dhurdara