Sinopsis RADHA KRISHNA Kamis 1 September 2022: Krishna Menginginkan Kamar Radha

photo author
Ramadhani, Sulsel Network
- Kamis, 1 September 2022 | 09:41 WIB
Sinopsis RADHA KRISHNA Kamis 1 September 2022: Krishna Menginginkan Kamar Radha (@antv)
Sinopsis RADHA KRISHNA Kamis 1 September 2022: Krishna Menginginkan Kamar Radha (@antv)

SulselNetwork.com -- SINOPSIS RADHA KRISHNA ANTV. KAMIS 01 SEPTEMBER 2022.eps 04. Jam 12:15 s/d jam 13:45 wib yang menceritakan krishna menginginkan kamar radha membuat radha sedih, jatila melawan krishna, krishna membuat permintaan.

Dimulai dengan Vrishbhan mengumpulkan seluruh Barsana dan mengatakan mereka akan membiarkan orang Gokul di sini dan akan menghormati mereka seperti pewaris desa sendiri.

Ayan bertanya pada Radha siapa anak laki-laki ini. Radha mengatakan dia adalah Krishna dan datang ke sini untuk menipu. Krishna berkata bahwa dirinya adalah gembala sapi yang sederhana dan tahu cara menggembalakan sapi dan bermain bansuri / seruling. Radha mengatakan dia adalah seorang pesulap dan tidak mendengarkan pembicaraan mentega nya.

Ayan mengatakan dirinya belajar persenjataan untuk melindungi Barsana dan tidak akan mentolerir pelaku seperti dia. Krishna terus tersenyum dan berkata dirinya hanya di sini untuk menyebarkan cinta. Ayan marah dan berkata tidak akan mengampuni Krishna sekarang. Seekor sapi yang mendengar percakapan mereka menendang Ayan ke lumpur. Para wanita yang lewat menertawakan Ayan dan mendiskusikan siapa yang telah melemparkannya ke lumpur.

Baca Juga: OLX Autos Layanan Mobil Bekas Hadir di GIIAS dengan Beragam Benefit Menarik, Konsumen Menjangkau Lebih Mudah

Ayan dengan marah bertanya pada Krishna siapa dia. Krishna menjelaskan setiap namanya, dirinya adalah Mohan untuk beberapa, Anand untuk beberapa, Kanha untuk ibunya, putra Nanda untuk beberapa, dll. Ayan bertanya siapa nama aslinya. Krishna mengatakan dirinya adalah Krishna.

Ayan keluar dari lumpur. Krishna mengejeknya bahwa dia begitu kuat sehingga dia keluar dari lumpur sendiri dan mengejek Radha bahwa temannya tidak membutuhkan bantuan siapa pun. Dia berjalan pergi bermain seruling meninggalkan Ayan dan Radha.

Baca Juga: Sinopsis GANGAA Kamis 1 September 2022: Nenek Mengusir Kashish Akibat Video yang Tidak Senonoh

Radha pulang ke rumah dengan marah dan mengeluh pada Balram agar mengendalikan saudaranya. Balram bertanya apa yang terjadi. Radha mengatakan Krishna melemparkan teman masa kecilnya Ayan ke lumpur. Balram mengatakan Krishna itu nakal. Radha mengatakan dia harus menjelaskan pada Krishna.

Balram mengatakan dirinya mencintai saudaranya dan tidak bisa menghentikannya. Radha berjalan menuju kamarnya dengan marah. Balram menghentikannya dan menyarankan untuk tidak kembali ke kamarnya. Radha bertanya mengapa. Balram berkata dia akan tahu sendiri. Radha berjalan ke kamarnya dan menjadi lebih marah melihat Krishna di tempat tidurnya dan bertanya apa yang dia lakukan di tempat tidurnya.

Krishna menjawab untuk tidur, apakah dia tidak tahu itu. Radha dengan marah berjalan menuju tempat tidur tapi terpeleset dan jatuh. Krishna tersenyum dan bertanya mengapa dia ada di belakangnya. Radha melempar bantal padanya. Krishna berkata dalam kemarahan, detak jantung seseorang menjadi lebih cepat dan itu buruk bagi kesehatan. Radha memintanya untuk keluar dari kamarnya.

Krishna berkata dulu itu kamarnya tapi sekarang kamarnya karena bibi Kirtida memberikannya padanya. Radha berkata ibu tidak akan pernah melakukan itu. Krishna mengatakan ketika bibi menunjukkan rumah, dirinya sangat menyukai kamar ini, bibi merasakan pikirannya dan memberikan kamar ini kepadanya. Radha melempar barang padanya. Krishna meminta untuk tidak merusak kamarnya. Radha berkata ini kamarnya.

Ibu Ayan (Jatila) memandikannya dan membersihkan kotorannya. Ayan marah mengenang penghinaannya oleh para wanita dan Krishna lalu Ayan berteriak tidak akan mengampuni Krishna.

Jatila berkata Krishna menghina mahabali Ayan, dia seharusnya tidak mengampuni Krishna, apa yang akan dia lakukan, dia harus berteman dengan Krishna dan dalam hidup menunjukkan kepadanya tentang Barsana lalu melemparkannya dari tebing atau menggunakan senjatanya dan membunuhnya. Ayan menjadi bersemangat. Jatila mengingatkan jangan berani berpikir seperti itu, Krisna te lah menghina nya, dia harus menggunakan politik seperti dirinya dan menggunakan otak untuk mengalahkan musuh.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ramadhani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X