Sinopsis GOPI ANTV Senin 5 September 2022: Gaura Gagal Menghentikan Dharam ke Kantor Polisi

photo author
Ramadhani, Sulsel Network
- Senin, 5 September 2022 | 11:47 WIB
Sinopsis GOPI ANTV Senin 5 September 2022: Gaura Gagal Menghentikan Dharam ke Kantor Polisi (Facebook)
Sinopsis GOPI ANTV Senin 5 September 2022: Gaura Gagal Menghentikan Dharam ke Kantor Polisi (Facebook)

Urvashi memberikan dokumen Jaggi untuk Gopi untuk mendapatkan jaminan Jaggi. Tolu bilang dia akan mengantar Gopi dalam perjalanan ke kantor. Gopi mendapat pesan dari Vidya untuk menonton berita. Gopi menyalakan berita dan terkejut melihat pembawa berita seperti Kokila meneriakkan inti paru-parunya bahwa dalam keluarga Rajkot yang dihormati, satu saudara membunuh saudara laki-laki lainnya dan menikahi istrinya, laporan terperinci akan ditayangkan suatu saat.

Baca Juga: Sindir Presiden Jokowi, Kader Demokrat: Sejak Jadi Gubernur Gak Bisa 'Dipegang' Omongannya

Seluruh keluarga terkejut melihat ini. Vidya memanggil Gopi dan bertanya apa semua ini. Gopi tidak mengatakan hal semacam itu terjadi dan Dharam tahu segalanya, dia akan menjelaskan semuanya kepada mereka.

Vidya memberi tahu Meera dan Meera memanggil Dharam dengan keras dan bertanya apa semua ini. Dharam menceritakan keseluruhan cerita dan mengatakan dia merasa bersalah karena dia memesan taksi untuk Ahem. Shravan bertanya apakah Jaggi akan mendapat jaminan atau tidak. Dharam mengatakan Gopi sedang mencoba untuk mendapatkan jaminan.

Gaura memberi makan buah-buahan ke Chanda dan mengatakan buah-buahan diperlukan untuk pertumbuhan bayinya. Vidya masuk dengan makanan. Gaura bilang dia pikir dia akan terlambat, jadi dia memberi makan Chanda. Setelah Vidya pergi, Gaura memasukkan buah ke dalam mulut Chanda.

Kokila keluar melihat keluarga mendiskusikan tentang kepolosan Jaggi dan memuji Gopi bahwa jika dia memutuskan sesuatu, dia akan memenuhi tujuannya, dia akan mendapatkan jaminan Jaggi pasti.

Gopi melihat Kokila dan dengan senang hati bertanya apakah dia baik-baik saja sekarang. Kokila berteriak betapa beraninya dia mencoba membuktikan pembunuh Ahem tidak bersalah. Dia melanjutkan dialog kerasnya bahwa Gopi melupakan Ahem dan ingin membuktikan bahwa suami barunya tidak bersalah sekarang. Parag memperingatkannya untuk tutup mulut. Kokila berteriak dengan suara yang lebih keras padanya bahwa dia melupakan putranya dan membantu seorang pembunuh, dia telah kehilangan hak untuk membungkamnya tentang masalah ini.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ramadhani

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X