Polri Sebut Hasil Uji Kebohongan Putri Candrawathi 93 Persen, Keterangannya Dapat Dipakai di Persidangan

photo author
Mardhani Muchlis, Sulsel Network
- Kamis, 8 September 2022 | 06:48 WIB
Polri Sebut Hasil Uji Kebohongan Putri Candrawathi 93 Persen, Keterangannya Dapat Dipakai di Persidangan (Liputan 6)
Polri Sebut Hasil Uji Kebohongan Putri Candrawathi 93 Persen, Keterangannya Dapat Dipakai di Persidangan (Liputan 6)

SulselNetwork.com — Tim Khusus (Timsus) Polri telah menyelesaikan pemeriksaan dengan menggunakan alat pendeteksi kebohongan atau lie detector terhadap tersangka Putri Candrawathi, Istri Mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Adapun hasilnya adalah dengan hasil tingkat akurasi sebesar 93 persen.

"Dengan tingkat akurasi 93 persen itu pro Justitia. Kalau dibawah 90 persen itu tidak masuk dalam ranah pro justitia," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo saat jumpa pers di Gedung TNCC Mabes Polri, Jakarta, Rabu (7/9/2022).

Meski tidak disebutkan hasil kesimpulannya, namun Dedi memastikan jika hasil akurasinya 93% itu tetap layak untuk dijadikan sebagai alat bukti dalam persidangan.

Baca Juga: Bripka RR Blak-blakan Peristiwa Magelang, Ternyata Bripka RR Sempat Melihat Brigadir J Masuk ke Kamar Putri

"Kalau masalah pro justitia berarti hasilnya diserahkan ke penyidik. Penyidik yang berhak mengungkapkan kepada teman-teman, termasuk penyidik juga akan menyampaikan ke persidangan. Karena poligraf tersebut bisa masuk ke dalam satu 84 KUHAP ya alat bukti, selain petunjuk juga masuk ke keterangan ahli," jelas dia.

Bahkan Dedi mengatakan jika hasil pemeriksaan lie detector yang sama juga berlaku untuk Susi selaku asisten rumah tangga (art) yang juga diperiksa memakai metode sama, sebagaimana persyaratan yang berlaku secara internasional.

"Kenapa saya bisa sampaikan pro justitia, setelah saya tanyakan ternyata ada persyaratan ya, sama dengan ikatan kedokteran forensik Indonesia. Untuk poligraf itu juga ada ikatan secara universal di dunia yang pusatnya di Amerika," tuturnya.

"Dan alat poligraf yang digunakan oleh Labfor kita ini sudah terverifikasi dan juga sudah tersertifikasi, baik ISO (The International Organization for Standardization) maupun dari perhimpunan poligraf dunia. Alat kita ini dari Amerika tahun 2019 dan tingkat akurasinya 93%," tutur dia.

Baca Juga: Sinopsis Takdir Cinta yang Kupilih Selasa 6 September 2022: Novia yang Tetap Ikhlas Menerima Hakim yang Dingin

Ferdy Sambo Diperiksa Selanjutnya

Sementara untuk hasil proses pemeriksaan lie detector untuk tersangka pembunuhan berencana, Ferdy Sambo belum disampaikan.

Pasalnya yang bersangkutan baru akan diperiksa Kamis 8 September 2022.

"Hasil pemeriksaan tersangka Irjen FS terkait OJJ dari penyidik, kembali lagu peran penyidik masih belum menginformasikan kepada saya seperti apa hasilnya," jelas Dedi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mardhani Muchlis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X