Puisi 'Dalam Putaran Waktu' Karya SYAM'UN Merujuk Pada Refleksi Akhir Tahun 2022

photo author
Mardhani Muchlis, Sulsel Network
- Sabtu, 24 Desember 2022 | 15:24 WIB
Dosen UIN Alauddin Makassar, Syam'un. (Jannah)
Dosen UIN Alauddin Makassar, Syam'un. (Jannah)


SulselNetwork.com -- Akhir tahun 2022 sudah di depan mata tentunya setiap manusia perlu melakukan refleksi agar tahun berikutnya 2023 dapat lebih baik lagi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Seperti halnya karya puisi dari salah seorang Dosen Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Fakultas Dakwah dan Komunikasi, Syam'un yang berjudul "Dalam Putaran Waktu."

Syam'un menuturkan, puisi "Dalam Putaran Waktu" itu dapat dijadikan rujukan untuk melakukan refleksi utamanya refleksi akhir tahun 2022.

Puisi 'Dalam Putaran Waktu' juga berawal dari sebuah ungkapan pribahasa "Elok lenggang di tempat datar" yang dapat dimaknai "Jika sekiranya bersukahati maka haruslah pada tempat dan waktu yang tepat."

Baca Juga: Wali Kota Makassar Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto Resmikan Restoran New Saung Rindu Alam

"Termasuk saat melampiaskan sebuah kegembiraan semestinya memilih momen yang tepat berdasarkan pilihan pertimbangan tempat dan waktu serta, bagaimana memanfaatkan waktu dan kesempatan mengiringi perjalanan kehidupan manusia," kata Syam'un.

Terlebih, pada prinsipnya manusia diberikan potensi dan kemampuan untuk menentukan apa yang harus menjadi pilihan di antara serba yang berpasangan yakni, kebaikan dan kejahatan, ketentraman dan kekacauan, antara kebahagiaan dan kesengsaraan.

Baca Juga: Usai Hadirkan Benih Padi Andalan, Pemprov Sulsel Dorong Mandiri Benih Jagung di Maros

Berikut Puisi "Dalam Putaran Waktu" Oleh SYAM'UN sebagai berikut:

Detiknya berlalu tiada terasa.
Menit terlewati hanya jadi hambar.
Hari-hari berlalu begitu saja.
Lembaran coretan akhir pekan tiada terlukis.

Dalam putaran waktu.
Detik berlalu mungkin tdk mengapa.
Menit berlalu tanpa apa-apa.
Tapi hari hari berlalu jadi hampa.
Lama-lama mungkin jadi petaka.

Dalam putaran waktu.
Ketika jam dinding mengajukan pertanyaan.
Di titik mana posisi sudah berada?
Pada sepanjang arah perjalanan.
Lantaran tujuan hidup seribu tanya.

Dalam putaran waktu.
Jika saja ada coretan membekas.
Mungkin masih berada pada warna abu-abu.
Belum mendekat pada ketetapan hidup yg jelas.

Dalam putaran waktu
Jarum jam dinding memberi isyarat.
Tentang apa yang sudah diperbuat.
Penuh harap banyak manfaat.
Selama fisik dalam kondisi masih kuat.

Kehati hatian dalam roda perputaran waktu.
Lantaran banyak menikung penuh kewaspadaan.
Pilihan untuk berlalu bersama waktu.
Jangan berpisah sampai di ujung perjalanan.
Menuju pilihan dan ketetapan hidup yang menentu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mardhani Muchlis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X