hukum

Pelaku Penembakan Istri Seorang TNI di Semarang Telah Diringkus Polisi, Motifnya Ternyata Begini

Sabtu, 23 Juli 2022 | 09:51 WIB
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol.Irwan Anwar menjelaskan perkembangan penyidikan penembakan istri TNI di Semarang, Jumat. (ANTARA/ I.C.Senjaya)

SulselNetwork.com -- Pelaku penembakan terhadap Rina Wulandari (34), istri seorang anggota TNI di Kota Semarang, Jawa Tengah pada 18 Juli 2022 lalu telah diringkus pihak kepolisian.

"Empat pelaku lapangan, dua kendaraan sarana kejahatan, satu senjata api dan empat amunisi," kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar, di Semarang, Sabtu dini hari.

Selain keempat pelaku penembakan di lokasi Jalan Cemara III, Banyumanik, Kota Semarang, polisi juga menangkap satu orang yang berperan sebagai penyedia senjata api.

"Satu pelaku penyedia senjata api juga diamankan, satu kendaraan yang dibeli dari hasil pembayaran sebagai eksekutor," lanjutnya.

Baca Juga: Jadwal Program ANTV Jumat 22 Juli 2022: Saksikan Serial India Ganga, Ashoka dan Film Horor Thailand The Victim

Dengan demikian, seluruh pengungkapan pelaku penembakan istri anggota TNI telah lengkap ditangkap.

Namun, Irwan belum menjelaskan lebih detail identitas para pelaku yang sudah ditangkap itu.

Dalam pengungkapan perkara penembakan tersebut, polisi sebelumnya telah mengamankan lebih dahulu dua sepeda motor yang digunakan keempat pelaku saat beraksi.

Dua sepeda motor tersebut, masing-masing Kawasaki Ninja diamankan di sebuah rumah di Mijen, Kota Semarang, sedangkan Honda Beat diamankan dari sebuah rumah di Sayung, Kabupaten Demak.

Rina Wulandari (34), istri seorang anggota TNI, ditembak orang tak dikenal di depan rumahnya, Jalan Cemara III, Banyumanik, Kota Semarang, Senin 18 Juli 2022.

Istri anggota Yonarhanud 15Kopda M tersebut ditembak dua kali di bagian perut.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal TNI Andika Perkasa menduga ada keterlibatan prajurit Artileri Pertahanan Udara (Arhanud) Semarang, berinisial Kopda M, dalam peristiwa penembakan istrinya, RW (34), di Semarang, Jawa Tengah.

"Dugaan memang kuat karena suami dari korban ini lari sejak hari pertama; dan bukti-bukti investigasi sudah mengarah kepada beberapa orang yang kami lebih cenderung juga mengaitkan ke suami korban," kata Panglima TNI di Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat.

Baca Juga: Sinopsis Sinetron Cinta Setelah Cinta 22 Juli 2022: Ayu Percaya Diri Kalau Niko Akan Membenci Starla

Halaman:

Tags

Terkini