Polri Ungkap Hasil Uji Kebohongan Kuat Maruf dan Bharada E, Begini Katanya

photo author
Mardhani Muchlis, Sulsel Network
- Selasa, 6 September 2022 | 18:12 WIB
Ilustrasi alat pendeteksi kebohongan (lie detektor). Alat ini digunakan Bareksirm Porli untuk mengungkap kasus pembunuhan Brigadir J agar terang benderang. Pemeriksaan alat ini telah digunakan untuk tersangka Baharada E, RR, dan Kuat Maruf.* (Ilustrasi Kolase Ahmad Faiq Cirebon Raya)
Ilustrasi alat pendeteksi kebohongan (lie detektor). Alat ini digunakan Bareksirm Porli untuk mengungkap kasus pembunuhan Brigadir J agar terang benderang. Pemeriksaan alat ini telah digunakan untuk tersangka Baharada E, RR, dan Kuat Maruf.* (Ilustrasi Kolase Ahmad Faiq Cirebon Raya)


SulselNetwork.com --
Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Andi Rian Djajadi mengungkapkan, tiga tersangka pembunuhan berencana Brigadir J memberikan keterangan secara jujur.

Hal itu berlandaskan hasil sementara uji poligraf (kebohongan) Bharada Richard Eliezer (RE), Bripka Ricky Rizal (RR), dan Kuat Maruf (KM).

"Barusan saya dapat hasil sementara uji poligraf terhadap RE, RR dan KM, hasilnya no deception indicated alias jujur," kata Andi, Selasa (6/9/2022).

Andi tidak merinci apa saja pertanyaan yang diajukan kepada tersangka. Hal itu disebut hanya untuk konsumsi penyidik guna memperkaya bukti petunjuk dan kelengkapan berkas perkara untuk dilimpahkan kembali ke kejaksaan.

Baca Juga: Kocak, Puan Maharani yang Ulang Tahun Malah Ganjar Pranowo yang Banjir Doa dari Netizen

Menurut dia, setiap tersangka diberi pertanyaan oleh petugas Puslabfor sesuai perannya masing-masing. "Hanya pertanyaan kunci, berbeda-beda pertanyaan sesuai peran masing-masing," ujarnya.

Penyidik Dirtipidum Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan menggunakan uji poligraf terhadap lima tersangka pembunuhan Brigadir J dan satu saksi asisten rumah tangga keluarga Brigadir J bernama Susi.

Bharada Richard Eliezer dites di Bareskrim Polri, sementara Bripka Ricky Rizal dan Kuat Maruf diperiksa pada Senin (1/9/2022) di Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Sentul.

Hari ini, kata Andi, penyidik tengah melaksanakan pemeriksaan uji poligraf kepada Putri Candrawathi dan Susi. Uji Poligraf tersebut dimulai setelah Shalat Dzuhur atau sekitar pukul 13.00 WIB di Puslabfor Polri. "(Pemeriksaan) sedang berlangsung," katanya.

Baca Juga: Bukalapak Berkolaborasi Standard Chartered Gagas BukaTabungan, Ini Deretan Keunggulannya

Untuk uji poligraf terhadap Irjen Ferdy Sambo diundur pada Kamis (8/9/2022) di Puslabfor. "Karena hari Rabu besok, jadwal FS diperiksa di Dittipidsiber," kata Andi.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mardhani Muchlis

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X