Alasan Trump Tidak Melakukan Deportasi pada Pangeran Harry: Dia Sudah Cukup Banyak Masalah

photo author
Muammar M, Sulsel Network
- Senin, 10 Februari 2025 | 09:50 WIB
Donald Trump tak berminat mengurusi permasalahan visa tinggal Pangeran Harry. (realdonaldtrump - sussexroyal)
Donald Trump tak berminat mengurusi permasalahan visa tinggal Pangeran Harry. (realdonaldtrump - sussexroyal)

SULSEL NETWORK- Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, memutuskan untuk tidak mendeportasi Pangeran Harry dari AS, meskipun masih ada gugatan hukum yang mempertanyakan status imigrasi Duke of Sussex.

Saat ini, status imigrasi Harry sedang dalam proses litigasi di Washington DC, dengan Heritage Foundation menuduh bahwa Harry mungkin telah menyembunyikan riwayat penggunaan obat-obatan terlarang, yang seharusnya bisa mendiskualifikasinya dari mendapatkan visa AS.

Namun, dalam wawancara dengan The New York Post pada Jumat 7 Februari 2025, Trump menegaskan bahwa dirinya tidak tertarik untuk mengambil tindakan terhadap Harry.

"Saya tidak ingin melakukan itu," ujar Trump.

Baca Juga: 3 Kode Trump yang Bakal Ubah Gaza Jadi Seperti ‘Mar-A-Lago’, Sebuah Resort Elite Milik Presiden AS Itu di Florida yang Kontroversial

"Saya akan membiarkannya sendiri. Dia sudah cukup banyak mengalami masalah dengan istrinya (Meghan Markle). Istrinya sangat buruk," tambahnya.

Pernyataan ini muncul di tengah gugatan yang diajukan oleh Heritage Foundation terhadap Departemen Keamanan Dalam Negeri, yang mempertanyakan apakah Harry telah mengungkapkan penggunaan narkoba ilegalnya di masa lalu saat mengajukan visa.

Hubungan Tegang Trump dengan Harry dan Meghan

Pangeran Harry dan Meghan Markle, yang memiliki kewarganegaraan AS, dikenal sebagai pengkritik vokal Trump selama bertahun-tahun.

Meghan Markle pernah menyebut Trump sebagai sosok yang "memecah belah" dan "misoginis," sementara Trump menggambarkan Harry sebagai pria yang "menurut" pada istrinya.

"Saya pikir Harry yang malang sedang ditipu," ujar Trump.

Baca Juga: Baru Saja Terlihat Bersama Sambangi Korban Kebakaran LA, Mencuat Rumor Pernikahan 6 Tahun Pangeran Harry dan Meghan Markle Kandas

Dalam kesempatan yang sama, New York Post melaporkan bahwa Trump juga memuji kakak Harry, Pangeran William, dengan menyebutnya sebagai "seorang pemuda yang hebat."

Keduanya bertemu secara pribadi di Paris, Prancis, pada Desember 2024, saat pembukaan kembali Katedral Notre-Dame.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muammar M

Tags

Rekomendasi

Terkini

X