Sedangkan secara pribadi, Ratu juga telah menyaksikan berbagai peristiwa penting yang terjadi dalam monarkinya.
Baca Juga: China Menutup Istana Potala Setelah COVID-19 Dilaporkan Mulai Masuk ke Tibet
Termasuk kelahiran dan pernikahan anak serta cucunya, upacara penobatan Pangeran Wales, dan upacara Yubileum perak, emas, dan berlian Ratu pada 1977, 2002, dan 2012.
Berbagai peristiwa bersejarah juga terjadi selama masa pemerintahan Ratu Elizabeth, termasuk perang saudara di Irlandia Utara, Perang Falklands, Perang Irak, Suriah, dan Perang Afganistan.
Ada juga saat-saat duka yang dilaluinya, termasuk kematian ayahandanya pada usia 56 tahun, pembunuhan paman Pangeran Philip, kehancuran rumah tangga putra-putrinya pada 1992.
Ratu Elizabeth II juga menyaksikan kematian menantunya, Diana, Putri Wales pada 1997, serta kematian ibu dan adiknya pada 2002.
Ratu Elizabeth dan keluarga kerajaannya sering kali menerima berbagai kritikan dan kecaman dari media massa dan tokoh-tokoh pro-republik, namun popularitas pribadi dan dukungan yang mengalir untuk kerajaan tetap tinggi.
Elizabeth adalah anak pertama dari Pangeran Albert, Bupati York (kemudian menjadi Raja George VI), dan istrinya, Elizabeth Angela Marguerite Bowes-Lyon (kemudian lebih dikenal sebagai Ratu Elizabeth, Ibu Suri).
Ayahnya adalah anak kedua dari Raja George V dan Ratu Mary. Sedangkan ibunya adalah putri bungsu dari bangsawan Skotlandia bernama Claude Bowes-Lyon.
Elizabeth II dilahirkan melalui operasi caesar pada pukul 2:40 AM (GMT) tanggal 21 April 1926 di kediamannya di 17 Bruton Street, Mayfair, London.(*)
Artikel Terkait
Kalla Transport & Logistics Hadir di F8, Ada Tiket Nonton PSM hingga Ice Cream Gratis
International Eight Festival & Forum, Buruan Ikut! Telkomsel Hadirkan Lelang Poin Berhadiah Sepeda Listrik Xia
Pulau Gusung jadi Wisata Kota Baru di Makassar: Ada Spot Diving dan Memancing, Segini Biaya yang Diperlukan
Jungkook BTS Menangkan Penghargaan Artist Of The Summer" di Audacy's 2022, Ucap Rasa Terimakasih ke Fans