Masalah lain dengan tren seperti ini adalah bahwa mereka dipasarkan sebagai aman dan sesuai untuk semua orang. Itu tidak benar. Jus seledri tak disarankan untuk mereka yang menderita masalah pencernaan. Minum seledri dapat menyebabkan diare dan masalah pencernaan lainnya jika dikonsumsi saat perut kosong.
Seledri juga tak disarankan pada orang dengan tekanan darah tinggi karena tinggi natrium. Orang yang menggunakan obat-obatan seperti Warfarin (pengencer darah) karena mengandung vitamin K yang tinggi.
4. Jus Seledri Bukan Obat Ajaib
Seringkali ketika orang mengadopsi tren kesehatan semacam ini. Justru mengubah pola makan dan gaya hidup adalah yang efektif. Kurangi mengonsumsi makanan olahan, lakukan olahraga teratur.
“Ketika klien datang ke klinik dengan satu-satunya tujuan menurunkan berat badan, saya selalu mendorong mereka fokus pada keseimbangan dan pengoptimalan. Setelah semuanya seimbang dan faktor diet dan gaya hidup yang tidak seimbang dihilangkan, penurunan berat badan mungkin terjadi sebagi efeknya,” katanya.(*)
Artikel Terkait
Memasukkan Jari ke Miss V Sebelum Hubungan Intim Apakah Memiliki Risiko? Simak Penjelasan Medianya
Khasiat Luar Biasa Teh Campur Jeruk Nipis, Turunkan Kolestrol hingga Bantu Penglihatan
Tim Dokter Forensik: Tidak Ada Luka Bekas Kekerasan Dalam Hasil Autopsi Brigadi J, Itu Alur Lintasan Peluru
Punya Kulit Mulus dan Jarang Berjerawat, Ternyata ini Rahasia Wajah Awet Muda Ala Nagita Slavina