SulselNetwork.com -- Bangsa Indonesia baru saja merayakan peringatan Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober kemarin.
Sumpah Pemuda adalah satu tonggak utama dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia. Ikrar ini dianggap sebagai kristalisasi semangat untuk menegaskan cita-cita berdirinya negara Indonesia.
Kini di era kemerdekaan dengan masifnya digitalisasi, banyak fasilitas dan kesenangan yang mudah dijangkau. Salah satunya adalah menikmati kuliner berbagai rasa karena sudah banyak gerai dan dapat dipesan online.
Anda pasti familiar dengan donat crispy, dimsum, soft cookies, desert box, sei sapi, croffle, pisang goreng madu, dan sebagainya. Namun, pada akhirnya nikmatnya menyantap kuliner lezat menggiring kita pada kekhawatiran apakah kita termasuk berisiko terkena penyakit gaya hidup (lifestyle diseases). Lalu, apa saja risiko yang akan kita hadapi?
Baca Juga: Bantu Jaga Kualitas Kesehatan Nasabah, Sequis Luncurkan SCIP bagi Nasabah Polis Sequis SOFI
Senior Manager Medical Underwriter Sequis dr Fridolin Seto Pandu mengatakan anak muda perlu memberikan perhatian serius soal gangguan kesehatan karena faktor gaya hidup.
Sebagai gambaran, Anda bisa melakukan check list pada diri sendiri pada pertanyaan-pertanyaan ini, seperti banyak minuman kemasan dikonsumsi dalam seminggu, berapa gelas air putih yang diminum dalam sehari, kapan terakhir berolahraga, bagaimana jam tidur Anda dan apakah rutin melakukan medical checkup?
Faktor gaya hidup telah menyebabkan banyak masalah kesehatan pada jangka panjang dan bisa saja berujung pada kerugian finansial. Hal ini karena perawatan kesehatan di rumah sakit membutuhkan biaya besar. Namun, demi kesembuhan, segala upaya pastinya akan dilakukan, Untuk itu, anak muda perlu mempersiapkan finansial dengan asuransi kesehatan.
Hal tersebut dikatakan oleh Head of Digital Channel Sequis, Antonius Tan. Ia menyebutkan bahwa Sequis melalui kanal asuransi online Super You by Sequis Online menyediakan asuransi kesehatan Super Easy Health untuk memenuhi kebutuhan anak muda, yakni mudah dibeli, premi terjangkau, dan dapat memberikan manfaat yang mumpuni bukan hanya menanggung biaya harian kamar rumah sakit.
Tetapi, ada sejumlah manfaat yang berguna saat rawat inap. Misalnya, manfaat biaya perawatan kanker yang dibayarkan sesuai tagihan, biaya rawat cuci darah jika terdiagnosis gagal ginjal yang dibayar sesuai tagihan, dan manfaat terapi fisik oleh jasa ahli fisioterapi jika direkomendasikan oleh dokter spesialis.
Berbicara tentang penyakit gaya hidup, umumnya disebabkan oleh pola makan dan kandungan yang tidak sehat. Misalnya, makan dalam porsi banyak dan tinggi gula, garam, lemak dan minyak. Selain itu, kebiasaan merokok dan mengonsumsi alkohol juga dapat membahayakan organ paru dan jantung.
Faktor lainnya adalah kurang bergerak, malas melakukan latihan fisik, dan tidak berolahraga secara teratur. Bagi yang terbiasa mengganti jam tidur malam dengan tidur pagi dan kurang beristirahat juga bisa menjadi pencetus penyakit gaya hidup.
“Penyakit gaya hidup tergolong Penyakit Tidak Menular (PTM) (bahasa Inggris: non-communicable disease, disingkat NCD), yakni penyakit yang bukan disebabkan oleh infeksi kuman, virus, bakteri, jamur atau bakteri. PTM ada yang tidak disadari atau kerap disebut penyakit dalam senyap, seperti hipertensi, kolesterol, dan diabetes. Penderitanya sering merasa tidak ada keluhan, hanya gejala ringan sehingga tidak diidentifikasi sebagai penyebab penyakit kritis. Sebaiknya, lakukan cek kesehatan untuk deteksi dini beberapa PTM,” sebut dr. Fridolin.
Pada masa lalu, penyakit diabetes, hipertensi, kolesterol, gagal ginjal, stroke identik mengancam kesehatan mereka yang lanjut usia. Namun, sekarang, PTM sangat dekat dengan orang muda. Hal ini dialami Christy (31 tahun), karyawan swasta yang pernah didiagnosis hipertensi tinggi saat akan melakukan operasi pada saluran pencernaan. Hal ini ia ketahui setelah melakukan medical check-up sebelum operasi karena pasien harus dalam kondisi sehat. Selama ini, Christy memang merasa sering sakit kepala. Ia mengira rasa sakit tersebut karena kurang tidur sehingga ia obati sendiri dengan obat pereda nyeri (pain killer).
Artikel Terkait
Sinopsis Ikatan Cinta 28 Oktober 2022: Terungkap! Abimana Teman Lama Aldebaran
Han So Hee Rela jadi Kasir Demi Bantu Usaha Temannya, Netizen: Dia Kurangnya Apa Sih?
AHY Menyusus Ayahnya SBY ke Jerman Setelah Bertemu Surya Paloh dan Anies Baswedan
Bacaan Doa Minum Air Zam-zam: Air Paling Murni dengan Segudang Manfaat
Doa Setelah Sholat Hajat Tulisan Latin dan Artinya, Agar Cita-cita dan Impian Dikabulkan Allah SWT