2) Dzalim dan durhaka pada kedua orangt tua
Dua orang yang teramat mulianya di sisi Allah ini bisa menjadi dua perkara bagi seorang manusia, pahala atau dosa, surga atau neraka. Salah satu keistimewaannya ialah bahwa ridha Allah terletak pada keduanya, begitu pula murka Allah yang terletak pada murka keduanya.
Sebagai seorang anak yang lahir dari perjuangan tak terkira seorang ibu, seharusnya kita senantiasa menjaga perilaku baik terhadapnya. Sudah seharusnya kita senantiasa menjaga tutur kata dan perbuatan agar tidak sedikit pun berbekas luka di hati keduanya. Hindari berbuat dzalim pada ibu dan ayah kita.
Betapa Allah dan Rasulnya saja memuliakannya, lantas itulah mengapa Allah mengancam anak-anak yang durhaka pada kedua orang tuanya dengan ancaman yang tidak biasa. Berkata “ah” saja dilarang oleh baginda Rasulullah, apalagi yang jauh lebih buruk dari itu. Dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Hakim, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menegaskan, “Ada dua pintu (amalan) yang disegerakan balasannya di dunia; kedzoliman dan durhaka (pada orang tua).”
3) Memutuskan silaturahim
Hubungan antar sesama manusia tidak kalah penting dengan hubungan seorang manusia dengan Rabbnya. Tersebab itulah, perintah untuk menyambung silaturahim berkali-kali di ulang dalam Al-Qur’an maupun Sunnah Rasulullah.
Dalam sebuah hadist Rasulullah saw. mengingatkan, “Tidaklah sebuah dosa yang lebih pantas untuk disegerakan balasannya di dunia dan juga disimpan di akhirat dibandingkan dosa memutuskan silaturrahim, khianat, dan juga berdusta, dan sesungguhnya amalan ketaatan yang paling disegerakan pahalanya adalah menyambung silaturrahim, sesungguhnya dengan silaturrahim keluarga akan bahagia, harta akan melimpah dan jumlah keluarga akan bertambah, jika mereka saling menyambung tali silaturrahim.”
Seburuk-buruk keadaan ialah tersebab azab yang datangnya dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Maka perhatikanlah selalu tindak tanduk kita dalam kehidupan ini. Agar kiranya terhindari dari perilaku yang dapat mendatangkan azab Allah, baik kelak di akhirat terlebih lagi yang disegerakan di dunia.
Mari Berdoa dan tahajud
رَّبِّ أَدْخِلْنِى مُدْخَلَ صِدْقٍ وَأَخْرِجْنِى مُخْرَجَ صِدْقٍ وَٱجْعَل لِّى مِن لَّدُنكَ سُلْطَٰنًا نَّصِيرًا
Rabbi adkhilnii mudkhala shidqin wa-akhrijnii mukhraja shidqin waj'al lii min ladunka sulthaanan nashiiraa
"Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah (pula) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi Engkau kekuasaan yang menolong (ku).
(QS Al Isra' [17] : 80). Aamiin.***
Artikel Terkait
Sinopsis Film 211, Kisah Menegangkan Nicolas Cage Dalam Menyelidiki Kasus Perampokan Bank
Dari Singapura, Luhut Puji Erick Karena Sanggup Atasi Tugas Menko Marves Secara Maksimal
Sinopsis PARAVAMAVATAR SHRI KRISHNA Hari Ini 16 Oktober: Kanha Melihat Sapi, Kanha Bunuh Vatsasur
Sinopsis BIDADARI SURGAMU 17 Oktober 2023: Denis Langsungkan Pertunangan dengan Flora, Sakinah Menangis
Sinopsis TAKDIR CINTA YANG KUPILIH 17 Oktober 2023: Novia Jelaskan ke Jeffry Isi Dokumen pada Koper Harman