Undian Piala Dunia U-20 Batal di Bali, PSI Dorong Jakarta Jadi Kota Pelaksana

photo author
Muammar M, Sulsel Network
- Selasa, 28 Maret 2023 | 13:54 WIB
Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Anggara Wicitra Sastroamidjojo (Insidepontianak.com/Antara)
Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Anggara Wicitra Sastroamidjojo (Insidepontianak.com/Antara)

SulselNetwork.com--Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta Anggara Wicitra Sastroamidjojo meminta Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono turut aktif berperan menawarkan solusi penolakan Timnas Israel yang akan berlaga di Piala Dunia U20 di sejumlah daerah.
 

“Sebagai Ibukota negara kami mendorong Pemprov DKI Jakarta mengambil peran menawarkan diri sebagai venue alternatif minimal untuk acara drawing yang tertunda. Kalau untuk pertandingannya mungkin harus dicek lagi kesiapannya,” kata Anggara saat dikonfirmasi, Selasa (28/3/2023).

 

Kendati begitu, Ara sapaan akrab Anggara, tetap mengapresiasi sikap Heru Budi tak seperti kepala daerah lainnya yang justru melakukan penolakan. Heru dinilai bisa memposisikan diri karena menyerahkan urusan Piala Dunia itu kepada PSSI. 

“Kita perlu apresiasi sikap Pj Gubernur DKI. Pak Heru yang menyerahkan urusan ini pada PSSI, beliau lebih bisa menempatkan permasalahan pada porsinya,” ujarnya.

Ara sendiri turut mempertanyakan sikap Gubernur Bali I Wayan Koster dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang justru terang-terangan melakukan penolakan dan menciptakan masalah baru.

Baca Juga: Indonesia Terancam Dapat Sanksi Akibat FIFA Pernah Coret Peru sebagai Tuan Rumah Piala Dunia U-17 2019

“Saya pribadi mempertanyakan sikap sejumlah kepala daerah yang menyatakan penolakan di tengah rangkaian Piala Dunia U20 yang sudah berjalan,” kata Ara.

Padahal, keikutsertaan tim nasional Israel salam Piala Dunia U-20 merupakan sebuah konsekuensi karena Indonesia telah mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah.

“Kita sudah sejak beberapa tahun lalu ikut bidding menjadi tuan rumah, harus konsekuen jika akhirnya terpilih. Termasuk kita seharusnya sudah tau bahwa kemungkinan Timnas Israel akan berlaga di sini,” ucapnya.

Wakil Ketua Komisi E ini juga menyampaikan bahwa atlet Israel sudah beberapa kali berlaga di Indonesia. Seperti dalam kejuaraan BWF, kejuaraan dunia panjat tebing dan sebagainya. Oleh sebab itu, ia meminta para kepala daerah menahan diri untuk tidak mempolitisasi perkara ini.

 

“Saya pikir pertama-tama karena urusan diplomasi bukan wewenang Pemerintah Daerah. Resikonya besar jika kita batal jadi tuan rumah, akan mempertaruhkan nama baik bangsa juga,” pungkasnya.(*)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muammar M

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X