nasional

Aturan JHT Direvisi Usai Menaker Dipanggil Jokowi, Yan Harahap: Ada Terkesan Jadi 'Pahlawan' di Siang Bolong

Selasa, 22 Februari 2022 | 14:23 WIB
Yan Harahap (Foto: Twitter @YanHarahap)

SulselNetwork.com-- Politikus Partai Demokrat, Yan Harahap ikut berkomentar terkait Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI (Permenaker) Nomor 2 Tahun 2022 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pembayaran Manfaat Jaminan Hari Tua yang akan direvisi.

Seperti diketahui, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah, menyatakan akan merevisi aturan pelaksana program Jaminan Hari Tua (JHT).

Pernyataan itu keluar setelah Menaker Ida Fauziyah dipanggil menghadap Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Deputi Strategi dan Kebijakan Balitbang DPP Demokrat Yan Harahap lewat akun Twitternya membagikan video pernyataan pegiat media sosial Permadi Arya atau Abu Janda yang ikut protes soal aturan JHT.

Baca Juga: Dipanggil Jokowi, Menaker Ida Revisi Aturan JHT?

Yan mengatakan, Abu Janda tidak mengerti jika Permenaker nomor 2 itu ikut disetujui oleh Presiden Jokowi.

"Dia pikir Menaker Ida Fauziyah berani keluarkan Permenaker No2/2022 itu tanpa persetujuan Presiden. Lupa dia yg ada itu hanya visi misi Presiden," kata Yan, Selasa 22 Februari 2022.

Anak buah AHY itupun lantas mengomentari perintah Presiden Jokowi yang meminta pencairan JHT dipermudah.

"Begitulah skenarionya, ada yg ‘dikorbankan’, ada pula yang terkesan menjadi ‘pahlawan’. Di siang bolong pula," pungkasnya. (***)

Tags

Terkini