Tak Cukup Irjen Ferdy Sambo, Keluarga Brigadir J Minta Kapolri Copot Dua Perwira Polisi Ini

photo author
Muammar M, Sulsel Network
- Selasa, 19 Juli 2022 | 13:36 WIB
Kapolri Listyo Sigit nonaktifkan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo buntut insiden baku tembak antar polisi. (Instagram @mabespolrinews)
Kapolri Listyo Sigit nonaktifkan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo buntut insiden baku tembak antar polisi. (Instagram @mabespolrinews)

SulselNetwork-- Penasehat hukum keluarga Brigadir Joshua Hutabarat atau Brigadir J, Kamarudin Simanjuntak, meminta Kapolri mencopot tiga perwira polisi, yaitu Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Ferdy Sambo, Kepala Biro Pengamanan Internal (Karo Paminal) Divisi Propam Brigjen Hendra Kurniawan, dan Kapolres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) Kombes Pol Budhi Herdi Susianto.

“Memohon dengan sangat kepada Bapak Presiden RI selaku kepala negara dan kepala pemerintahan supaya memberi atensi. Demikian juga Komisi III DPR RI selaku wakil rakyat, termasuk kepada Bapak Kapolri untuk sementara menonaktifkan Kadiv Propam Polri atas nama Ferdy Sambo,” ujar Kamaruddin saat ditemui di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (18/7).

Kamaruddin Simanjutak menjelaskan, ketiganya perlu dinonaktifkan agar perkara ini bisa ditangani secara objektif. Diketahui, dari tiga perwira polisi yang diinginkan dicopot sesuai permintaan keluarga Brigadir Joshua atau Brigadir J, hanya satu yang terlihat diakomodir Kapolri Jenderal Sigit.

Tidak diketahui pasti apakah ada kaitan dengan permintaan keluarga Brigadir Joshua Hutabarat ini.

Diketahui, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memutuskan untuk menonaktifkan Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri demi menjaga obyektivitas dan transparansi.

Baca Juga: Komnas Perempuan: Istri Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo Ternyata Terindikasi Mengalami Kekerasan Seksual

“Ini tentunya juga untuk menjaga agar apa yang telah kita lakukan selama ini terkait dengan masalah komitmen untuk menjaga obyektivitas, transparansi, dan akuntabel ini betul-betul bisa kita jaga,” ujar Jenderal Sigit dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (18/7).

Dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jenderal Listyo Sigit menyinggung spekulasi-spekulasi berita yang muncul. Namun tak jelas dimana berita spekulasi yang muncul ini karena Kapolri tak menjelaskan secara detail.

“Kami melihat ada spekulasi-spekulasi berita yang muncul, yang kemudian tentunya ini akan berdampak terhadap proses penyidikan yang sedang kami lakukan,” katanya lagi.(jpc/fajar)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muammar M

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X