SulselNetwork.com -- Kapolda Metro Jaya, Irjen Fadil Imran menjadi salah satu orang yang dilontarkan pertanyaa mengenai Ferdy Sambo, tepatnya soal penetapan tersangka atas kasus pembunuhan Brigadir J.
Saat berjalan menuju mobilnya, Irjen Fadil pun mendapatkan beberapa pertanyaan dari awak media, sampai beberapa langkah sebelum sampai ke mobil, wartawan menanyakan soal Ferdy Sambo.
Irjen Ferdy Sambo beberapa waktu lalu ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembunuhan Brigadir J, wartawan menanyakan pendapat Irjen Fadil soal itu.
Bukannya memberikan tanggapan atau pendapat, Kapolda Irjen Fadil malah menolak dan meminta wartawan tanyakan kepada pihak Mabes Polri.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 di Palopo, Upaya Binda Sulsel Cegah Penyebaran Varian Baru
Video tersebut diunggah oleh akun twitter @L3laki_5uny1 sebagaimana dilansir Terkini.id pada Kamis, 11 Agustus 2022.
Dalam video itu, Irjen Fadil sempat menyampaikan kegiatannya selalu dihadapi dengan damai.
“Ya kita hadapi dengan seperti hari ini iya damai,” ujar Irjen Fadil menyampaikan di hadapan media terlihat dalam video itu.
Kemudian, salah satu wartawan menyampaikan pertanyaan, ia meminta tanggapan soal kasus Ferdy Sambo atau penetapannya sebagai tersangka.
“Pak Fadil, izin dong pak minta tanggapannya soal kasus ataupun penetapan Ferdy Sambo sebagai tersangka?,” tanya wartawan kepada Irjen Fadil.
“Saya, jangan saya! tanya ke Mabes ya!,” jawab Irjen Fadil. Namun dirinya tetap didesak media untuk memberikan komentar.
“Oke tapi sebagai institusi Polri juga boleh sedikit komentarnya pak?,” ujar salah satu wartawan mendesak.
“Iya nanti tanya ke Mabes ya, itu tanggapannya ya!,” ujar Fadil Imran menandaskan kemudian langsung masuk ke mobilnya.***
Artikel Terkait
NCT Dream Batalkan Konser Solo Kedua The Dream Show 2 In A Dream, Ini Alasannya
Fadli Zon Sebut Drama Kasus Brigadir J Kalahkan FIlm India
Hadiri Pelantikan KONI Sulsel 2022-2026, Andi Sudirman Minta Perusahaan Perhatikan Pembinaan Olahraga
Pernah Numpang di Rumah Sule, Riesca Rose Tepis Isu Jadi Pelakor
Vaksinasi Covid-19 di Palopo, Upaya Binda Sulsel Cegah Penyebaran Varian Baru