“(Brigadir DK) terlihat menunjuk-nunjuk dengan gestur yang dianggap tidak sopan,” ujar Argo.
Setelah insiden ini, Brigadir DK diberi sanksi berupa teguran untuk lebih humanis dalam bertugas.
Ditlantas Polda Metro Jaya juga berencana meminta klarifikasi kepada sopir taksi Alphard terkait tindakan atau ucapan petugas yang mungkin dianggap kurang pantas.
“Meskipun demikian, kami meminta maaf apabila gestur anggota kami dianggap tidak layak atau arogan,” pungkas Argo.***
Artikel Terkait
Bersama BINUS UNIVERSITY di IIETE 2025 dan PPTJ 2025, Wujudkan Karier Impian Gen Z
Teka-teki Mobil Dinas RI 36 yang Belum Terpecahkan, Para Menteri Bantah Memakai hingga Patwal yang Arogan Sudah Ditindak
realme Note 60x Resmi Hadir di Indonesia, Kualitas Jempolan Sejutaan dengan Harga Mulai dari Rp1.249.000
Hadirkan Program Pertamina Sehati, Pertamina Patra Niaga Sulawesi Komitmen Tingkatkan Kualitas Kesehatan Kelompok Rentan
Siswa SD di Medan Dihukum Belajar 3 Hari di Lantai karena Nunggak SPP, Presiden Langsung Turun Tangan