“Emang manusia nggak punya hati, udah tau orang lagi kena musibah masih juga dijahatin,” tulis akun @dwt********_
“Kok tega, punya orang tua pun sanggup diambilnya. Yang ambil nggak punya hati,” tulis akun @eka********3
Selain itu, salah satu warganet juga menuliskan bahwa kejadian serupa dialami oleh kerabatnya meski berada di dalam rumah.
“Adek saya di Kuala Simpang juga beras dan minyak, rak-rak piring yang udah dicuci di dalam rumah pun hilang. Emang belum siap, pintunya masih rusak tapi orang lagi kesusahan pun masa diembat juga??” tulis akun @rmh****************g
Update Pembangunan Huntara di Aceh Tamiang
Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, mengklaim bahwa pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang sudah selesai 885 unit dan telah ditempati.
Jumlah tersebut merupakan huntara yang dibangun oleh sejumlah pihak, seperti dari Danantara, PUPR, Dompet Dhuafa, dan GPCI.
Selain 885 unit huntara, saat ini pembangunan 3.081 unit huntara sedang dikebut agar masyarakat yang masih tinggal di tenda bisa segera beralih ke rumah yang lebih layak.
***